Jakarta – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan proposal pengusulan lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jumat (4/9/2026).
Proposal tersebut diterima langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto.
Dalam pertemuan tersebut, Gogot menyambut positif dukungan dan kesiapan Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap program strategis nasional tersebut.
“Terima kasih kepada Ibu Wali Kota yang telah mendukung program Bapak Presiden, Sekolah Nasional Terintegrasi. Insyaallah tahun 2027 Banda Aceh masuk salah satu prioritas untuk pembangunan sekolah tersebut,” ujar Gogot.
Ia menjelaskan, pembangunan SNT merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 dalam rangka mempercepat peningkatan mutu pendidikan. Sekolah tersebut nantinya juga memberikan kesempatan kepada peserta didik yang masuk melalui jalur prestasi.
Sementara itu, Illiza menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh telah menyiapkan lahan untuk pembangunan SNT seluas 149.081 meter persegi atau sekitar 15 hektare.
Lahan tersebut berada di Jalan Alue Naga, Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.
“Pemko Banda Aceh siap mendukung penuh program ini. Kita berharap Banda Aceh menjadi salah satu lokasi prioritas pembangunan SNT tahun 2027,” ujar Illiza.
Menurutnya, pembangunan SNT akan menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Banda Aceh. Kehadiran sekolah tersebut juga diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak berprestasi untuk memperoleh akses pendidikan terbaik.
Pemko Banda Aceh menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan program tersebut, termasuk melalui penyediaan lahan yang telah disiapkan untuk lokasi pembangunan.
Editor: Dahlan










