Home / TNI-Polri

Rabu, 2 September 2026 - 15:50 WIB

Jembatan Bailey Brawang Gajah Diresmikan, Dandim 0106/Aceh Tengah: Perkuat Akses dan Mobilitas Warga

mm Rahmat Ramadhan

Ket Foto: Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto bersama unsur terkait dan masyarakat mengikuti peresmian Jembatan Bailey, (2/9/2026).(Dok:Ist)

Ket Foto: Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto bersama unsur terkait dan masyarakat mengikuti peresmian Jembatan Bailey, (2/9/2026).(Dok:Ist)

Aceh Tengah — Jembatan Bailey Brawang Gajah di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, resmi diresmikan dan mulai dimanfaatkan masyarakat, Rabu (2/9/2026). Kegiatan peresmian juga dirangkai dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut.

Peresmian jembatan turut dihadiri Ketua DPRK Aceh Tengah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aceh Tengah, Camat Ketol, Kapolsek Ketol, Mukim Ketol, serta para Reje Desa Kala Ketol, Desa Burlah, Desa Kekuyang, Desa Burge Ara dan Desa Bintang Pepara.

Bupati Aceh Tengah diwakili Asisten II, sedangkan Kapolres Aceh Tengah diwakili. Kajari Aceh Tengah dan Ketua Forum Reje Ketol tercatat berhalangan hadir.

Baca Juga :  Polda Aceh Gelar Maulid Nabi 1447 H, Kapolda Ajak Refleksi Keteladanan Rasulullah

Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto mengatakan, peresmian Jembatan Bailey Brawang Gajah menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses penghubung antardesa.

“Jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaannya juga dapat mendukung aktivitas perekonomian dan pelayanan masyarakat,” ujar Dandim.

Setelah prosesi peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang diikuti unsur TNI, pemerintah daerah, aparatur desa dan masyarakat. Doa tersebut dipanjatkan sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar Jembatan Bailey Brawang Gajah senantiasa memberikan manfaat dan digunakan dengan aman oleh masyarakat.

Baca Juga :  Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah Dilantik sebagai Kapolda Aceh

Jembatan Bailey tersebut memiliki panjang 39 meter, lebar 4 meter, dan kemampuan menahan beban hingga 20 ton. Jembatan melintasi sungai dengan lebar sekitar 25 meter dan ketinggian sekitar 7 meter.

Dandim menyampaikan, pembangunan hingga peresmian jembatan tersebut merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

“Yang paling utama adalah bagaimana jembatan ini dapat dijaga dan dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Baca Juga :  Polres Bener Meriah Bagikan Bendera Merah Putih, Ajak Warga Kibarkan hingga 17 Agustus

Jembatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Burlah sebanyak 103 kepala keluarga (KK) atau sekitar 300 jiwa, Desa Burge Ara 162 KK atau 560 jiwa, Desa Bintang Pepara 99 KK atau 250 jiwa, serta Desa Kekuyang sebanyak 392 KK atau 1.271 jiwa.

Dengan diresmikannya Jembatan Bailey Brawang Gajah, masyarakat dari desa-desa penerima manfaat kini memiliki akses penghubung yang diharapkan mampu menunjang aktivitas sehari-hari serta memperkuat konektivitas wilayah Kecamatan Ketol.(*)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

TNI-Polri

Polda Aceh Imbau Mahasiswa dan Masyarakat Waspadai Penyusup saat kegiatan Penyampaian Pendapat di Muka Umum

TNI-Polri

Sumur Bor TMMD Ke-129 Terus Diperdalam, Satgas Optimistis Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga dan Masjid

Aceh Barat

TMMD Ke-127 Kodim 0105/Abar di Aceh Barat Dapat Apresiasi Pemkab, Infrastruktur dan Semangat Gotong Royong Meningkat

TNI-Polri

Kodim Abdya Tumbangkan Kodim Aceh Jaya 3-0 pada Laga Piala Pangdam IM Cup 2026

TNI-Polri

Babinsa Koramil 02/Bebesen Laksanakan Komsos Bersama Warga Desa Binaan

TNI-Polri

Kodim 0108/Agara dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Kuta Ujung, Aceh Tenggara

TNI-Polri

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik

TNI-Polri

Kapolda Aceh Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas, Junjung Sportivitas, dan Hindari Judi saat Piala Dunia 2026