Home / TNI-Polri

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Mengenal Aipda Jonni Rahmad, Polisi di Aceh yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin

mm Redaksi

Aipda Jonni Rahmad, Ps. Kasium Polsek Panteraja, Polres Pidie Jaya. Foto: Dok. Istimewa

Aipda Jonni Rahmad, Ps. Kasium Polsek Panteraja, Polres Pidie Jaya. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Menjadi polisi bagi Aipda Jonni Rahmad bukan sekadar mengenakan seragam dan menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, pengabdian berarti hadir ketika masyarakat membutuhkan, berbagi ketika memiliki, serta membantu tanpa harus diminta.

Prinsip sederhana itulah yang secara konsisten Aipda Jonni wujudkan melalui berbagai aksi sosial. Di tengah masyarakat, ia dikenal sebagai sosok polisi yang peduli, dekat dengan warga, dan selalu berupaya hadir untuk meringankan beban mereka yang sedang menghadapi kesulitan.

Saat ini, polisi kelahiran 15 Maret 1986 itu bertugas sebagai Ps. Kasium Polsek Panteraja, Polres Pidie Jaya, Polda Aceh. Sejak lulus Diktukba Polri pada 2005, ia telah mengabdikan diri sepenuhnya kepada masyarakat dan Korps Bhayangkara.

Jonni diketahui juga telah mengikuti pendidikan dan pelatihan pengembangan di bidang penyegaran bendahara pengeluaran pada 2015. Atas dedikasi dan pengabdiannya di institusi Polri, ia juga memperoleh penghargaan berupa Satyalancana Pengabdian 8 Tahun pada 2013 serta Satyalancana Pengabdian 16 Tahun pada 2021.

Baca Juga :  Jembatan Perintis Garuda  di Kebut, Akses Masyarakat Linge Segera Terbuka

Dedikasi yang ditunjukkan Jonni turut mendapat apresiasi dari sejumlah pimpinannya. Ia pernah menerima penghargaan dari Kapolres Pidie pada 2017, Kapolres Pidie Jaya pada 2020, serta Asisten SDM Polri dan Kapolda Aceh pada 2021. Penghargaan juga diterimanya dari Kepala SPN Polda Aceh pada 2022.

Namun, deretan penghargaan tersebut bukanlah alasan utama Jonni untuk terus berbuat. Baginya, ada penghargaan yang jauh lebih sederhana, tetapi memiliki makna mendalam, yakni melihat orang lain terbantu, anak-anak kembali tersenyum, serta keluarga yang kesulitan memiliki kehidupan yang lebih layak.

Salah satu bentuk kepeduliannya terlihat ketika banjir melanda sejumlah wilayah dan membuat banyak keluarga harus bertahan dalam keterbatasan pada akhir 2025 lalu. Jonni saat itu mendatangi anak-anak terdampak banjir dengan membawa Iqra dan Al-Qur’an. Ia ingin memastikan musibah tidak memutus semangat anak-anak untuk tetap belajar dan mengaji.

Kepeduliannya juga hadir setiap menjelang Idulfitri. Jonni menyisihkan sebagian rezekinya untuk membelikan pakaian lebaran bagi anak-anak yatim piatu. Ia juga pernah membantu seorang anak yang menderita kebocoran jantung hingga menjalani pengobatan ke Jakarta. Baginya, berbagi kebahagiaan tidak harus menunggu memiliki lebih. Sedikit yang diberikan dengan ketulusan, menurutnya, dapat berarti besar bagi mereka yang membutuhkan.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Tinjau Pospam Lambaro, Pastikan Arus Mudik Idulfitri 1447 H Lancar

Namun, ada satu bentuk pengabdian Jonni yang mungkin tidak banyak dilakukan orang, yakni menyisihkan sebagian gajinya untuk membangun dan merehap rumah fakir miskin. Hingga kini, ia telah membangun empat rumah dan merehabilitasi tiga rumah milik keluarga yang membutuhkan.

Jonni tidak sedang mengejar pujian ataupun mencari sorotan. Ia hanya ingin membantu menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Rumah-rumah itu mungkin sederhana, tetapi bagi para penghuninya, bangunan tersebut menjadi tempat berlindung, menghadirkan rasa aman, sekaligus harapan.

Bagi Jonni, berbagai aksi sosial yang dilakukannya bukanlah untuk mencari popularitas atau pengakuan. Semua itu lahir dari keinginan tulus untuk membantu sesama, terutama mereka yang sedang membutuhkan. Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari pengabdian yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata sebagai anggota Polri, yaitu dengan hadir, berbagi, dan memberikan manfaat tanpa mengharapkan imbalan.

Baca Juga :  Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah Dilantik sebagai Kapolda Aceh

“Semua yang saya lakukan bukan untuk mencari popularitas atau dikenal banyak orang. Ini murni karena keinginan untuk membantu sesama. Sebagai anggota Polri, saya merasa wajib untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama ketika ada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Jonni, yang juga alumni SMK Negeri 2 Sigli itu, saat diwawancarai media ini, Selasa, 25 Agustus 2026.

Apa yang dilakukan Aipda Jonni Rahmad membuktikan bahwa pengabdian seorang polisi tidak berhenti ketika tugas kedinasan selesai. Selain menjaga keamanan, selalu ada ruang yang lebih luas untuk mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan seragam cokelatnya, Jonni memilih hadir melalui tindakan-tindakan sederhana yang memberi dampak nyata untuk masyarakat. Sebab, baginya, menjadi polisi bukan hanya tentang menjaga masyarakat agar tetap aman, tetapi juga memastikan mereka yang sedang berada dalam kesulitan tidak merasa sendirian, apalagi dikesampingkan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

TNI-Polri

TMMD 129 Ditutup, Irdam IM Pastikan Manfaat Pembangunan Langsung Dirasakan Warga

TNI-Polri

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0106/Aceh Tengah Ikuti Open Turnamen Tenis Lapangan

Hukrim

Polri Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Tersangka Berhasil Dibawa Pulang ke Indonesia

TNI-Polri

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Tim Kejagung RI

Nasional

Kapolda Aceh Hadiri Rakor Operasi Ketupat 2026, Polri Kerahkan 161 Ribu Personel Amankan Mudik Lebaran

TNI-Polri

Kebut Progres Jelang Penutupan, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Tuntaskan Pembangunan MCK TPU Lhok Panah

Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe Aceh dan Kapolda Bahas Penanganan Bencana dan Stabilitas Kamtibmas

TNI-Polri

Dandim 0106/Aceh Tengah Ajak Santri Perkuat Nasionalisme dan Bijak Menyaring Informasi