Home / Pemko Banda Aceh

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Ratusan Ibu-Ibu Se-Banda Aceh Ikuti Lomba Tradisional, Illiza: Bangun Kebersamaan

mm Redaksi

Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal membuka perlombaan olahraga tradisional yang diikuti ratusan ibu-ibu dari sembilan kecamatan se-Kota Banda Aceh, Minggu (23/8/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal membuka perlombaan olahraga tradisional yang diikuti ratusan ibu-ibu dari sembilan kecamatan se-Kota Banda Aceh, Minggu (23/8/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka perlombaan olahraga tradisional khusus ibu-ibu dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan GOR Gampong Lambung, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ratusan ibu-ibu dari sembilan kecamatan se-Kota Banda Aceh. Para peserta berkompetisi dalam tiga cabang olahraga tradisional, yakni tarik tambang, balap karung, dan balap bakiak.

Suasana perlombaan berlangsung meriah. Tawa dan sorak-sorai warga terdengar mengiringi perjuangan para peserta yang menunjukkan kekompakan serta semangat dalam setiap pertandingan.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Gelar Musrenbang 2027, Prioritaskan Infrastruktur dan SDM

Dalam sambutannya, Illiza mengapresiasi pelaksanaan lomba olahraga tradisional tersebut. Menurutnya, kegiatan itu bukan semata-mata untuk menentukan pemenang, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan mempererat silaturahmi antarmasyarakat.

“Kegiatan ini melahirkan kebersamaan, keceriaan, sportivitas, membangun dan memperluas hubungan sosial. Karena bahagia bukan hanya secara fisik tapi juga mental,” ujar Illiza.

Ia juga mengingatkan peserta agar tetap menjaga sportivitas dan tidak menjadikan hasil pertandingan sebagai alasan untuk menimbulkan perselisihan.

“Dalam lomba ini ada yang kalah dan menang. Pulang jangan bawa permusuhan. Tugas kita usaha untuk meraih kemenangan,” katanya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Banda Aceh Tinjau Pasar Murah Daging Meugang, Harga Disubsidi Rp140 Ribu per Kg

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh, Reza Kamilin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membudayakan olahraga rekreasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan misi keenam Pemerintah Kota Banda Aceh.

Reza menjelaskan, lomba olahraga tradisional kali ini secara khusus melibatkan kaum ibu karena kegiatan serupa sebelumnya masih lebih banyak diikuti laki-laki.

“Lomba khusus ibu-ibu ini kami gelar karena kegiatan sebelumnya seperti tangkap bebek, pukul bantal dan turnamen bulu tangkis masih didominasi laki-laki,” ujar Reza.

Baca Juga :  Pastikan Layanan Optimal, Wawalko Banda Aceh Ikuti Alur Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Ia menambahkan, olahraga tradisional memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.

“Pertandingan tradisional ini juga menjadi salah satu indikator tingkat keolahragaan di Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Banda Aceh, dengan menghadirkan suasana rekreatif dan mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Blang Padang Jadi Pusat Perayaan HUT ke-821 Banda Aceh, Wali Kota Ajak Warga Jaga Semangat Bersama

Pemko Banda Aceh

Pasca Lebaran, Illiza Sidak ASN Banda Aceh dan Tekankan Disiplin serta Pelayanan Publik

Pemko Banda Aceh

Buka Festival Kenduri Laot, Illiza Dorong Kesejahteraan Nelayan dan Pelestarian Adat Aceh

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Perkuat Pendidikan Kader Ulama Ahlussunnah Wal Jamaah

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar Sosialisasi Sanitasi Aman, Teguhkan Komitmen Menuju Kota Sehat dan Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh

Gerakan Pangan Murah Digelar Pemko Banda Aceh, 2.600 Paket Dijual Harga Terjangkau

Pemko Banda Aceh

Pra Rakerkomwil I APEKSI 2026 Digelar di Banda Aceh, 24 Kota Bahas Ketangguhan Bencana dan Stabilitas Fiskal

Pemko Banda Aceh

GPM di Jaya Baru Disambut Warga, Beras hingga Telur Dijual Rp170 Ribu