Aceh Selatan – Jalan sepanjang 1,5 kilometer yang dibuka melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan kini mulai dimanfaatkan masyarakat Desa Kemumu Seberang, Kecamatan Labuhanhaji Timur, Rabu (12/8/2026).
Tak sekadar membuka akses, jalan tersebut mulai memberi ruang baru bagi warga untuk bergerak. Aktivitas menuju kebun, mengangkut hasil pertanian, hingga mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah setelah jalur yang sebelumnya sulit dilalui kini dapat digunakan.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan mengatakan, pembangunan akses jalan merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Jalan ini kita harapkan bukan hanya menjadi akses penghubung, tetapi menjadi urat nadi baru bagi masyarakat. Ketika akses terbuka, mobilitas warga semakin mudah, hasil pertanian lebih cepat dibawa keluar dan peluang ekonomi masyarakat juga semakin terbuka,” ujar Dansatgas TMMD ke-129.
Menurutnya, pembangunan melalui TMMD diarahkan agar hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Infrastruktur yang dibangun diharapkan mampu memperkuat aktivitas masyarakat dan mempercepat perkembangan kawasan pedesaan.
Bagi warga, kehadiran jalan tersebut menjadi kabar baik. M. Saleh, salah seorang warga Kemumu Seberang, mengaku sangat terbantu dengan dibukanya akses jalan tersebut.
“Dulu jalan ini sulit dilalui, apalagi kalau membawa hasil kebun. Sekarang sudah terbuka dan bisa digunakan. Kami sangat bersyukur karena perjalanan menjadi lebih mudah dan hasil kebun juga lebih gampang dibawa,” kata M. Saleh.
Ia berharap jalan yang telah dibuka melalui program TMMD tersebut terus memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aktivitas pertanian dan perekonomian warga.
“Harapan kami, jalan ini bisa terus dirawat. Bagi kami, ini bukan hanya jalan, tetapi jalan untuk mencari rezeki dan membuka kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Pembukaan jalan sepanjang 1,5 kilometer itu pun menjadi salah satu wujud nyata kehadiran TMMD di tengah masyarakat. Dari akses yang terbuka, harapan baru tumbuh—mendorong mobilitas, memperkuat aktivitas ekonomi, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Editor: Dahlan










