Meulaboh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menggelar kegiatan Zikir dan Doa Tolak Bala Rabu Abeh serta Majelis Taklim di Masjid Agung Baitul Makmur pada Rabu (12/8/2026).
Zikir dan Doa Tolak Bala Rabu Abeh dan Majelis Taklim tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati, unsu Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Asisten pemerintahan, Kadis dan sejumlah ASN di lingkup Pemkab Aceh Barat.
Tarmizi mengatakan, Zikir dan Doa Tolak Bala Rabu Abeh maksudnya adalah hari rabu akhir dibulan Safar, dan ini merupakan tradisi turun temurun di Aceh yang sudah ada sejak jaman dahulu sampai sekarang.
“Jadi setiap akhir bulan safar hari rabu nya itu berdoa bersama untuk tolak bala artinya supaya kita dijauhkan dari penyakit dan bala atau mara bahaya. Ini juga bertepatan dengan jadwal majelis taklim kabupaten yang kita laksanakan sebulans sekali,” kata Tarmizi.
Selain itu kata Tarmizi, momentum zikir dan doa kali ini bersamaan dengan hari damai Aceh serta HUT Kemerdekaan RI, sehingga semuanya berdoa agar seluruh rakyat Indonesia dan Aceh diberi kesehatan, keselamatan dan perlindungan serta aman damai dan sejahtera.
“Kita menghimbau tradisi rabu abeh ini yang baik dan yang bagusnya adalah berdoa bersama, minimal kalau tidak bisa berdoa bersama dengan masyarakat maka bisa berdoa dirumah bersama keluarga untuk tolak bala,” katanya.
Tarmizi berharap, kedepannya semoga masyarakat Aceh Barat diberikan kesehatan, keselamatan, perlindungan dan tidak ada bencana. Dia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan ilmu agama, dan amal ibadah kepada allah serta mengikuti majelis taklim baik di gampong, kecamatan atau kabupaten.
Editor: Dahlan










