Home / Daerah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Tinjau Langsung Pasokan Semen di Aceh, Direktur Utama SIG Pastikan Distribusi Berjalan Normal

mm Redaksi

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra (kedua dari kanan) memimpin koordinasi lapangan di Pabrik Lhoknga untuk memastikan ketersediaan pasokan semen di Aceh, Selasa (4/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra (kedua dari kanan) memimpin koordinasi lapangan di Pabrik Lhoknga untuk memastikan ketersediaan pasokan semen di Aceh, Selasa (4/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mempercepat langkah penanganan ketersediaan pasokansemen di Aceh melalui optimalisasi produksi dan distribusi dalam jaringan SIG Group. Langkah tersebut dipastikan langsung oleh Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, dengan melakukan kunjungan kerja untuk memimpin koordinasi lapangan dan memastikan pasokan semen di tengah peningkatan kebutuhan pasar yang berdampak pada keterbatasan pasokan di sejumlah wilayah serta fluktuasi harga di toko.

Sebagai produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia, Indrieffouny Indra menegaskan komitmen SIG untuk menjaga keberlangsungan pasokan semen bagi masyarakat dan pembangunan di wilayah Sumatra. Selama kunjungan di Aceh, Indrieffouny Indra meninjau operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga, mengevaluasi kesiapan fasilitas produksi, distribusi, dan logistik, serta memimpin rapat koordinasi bersama jajaran manajemen untuk mempercepat pemulihan pasokan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan meninjau jaringan distribusi dan berdialog bersama distributor utama guna memastikan ketersediaan semen di pasar.

Baca Juga :  Kemenkum Aceh Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban

“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan setiap hambatan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan. Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dan pembangunan tetap terpenuhi melalui pasokan semen yang memadai dan distribusi yang semakin lancar, kata Indrieffouny Indra.

Untuk mempercepat pemulihan kondisi pasar, SIG menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain:

  • Mengoptimalkan produksi dan pengeluaran dari Pabrik Lhoknga dan Packing Plant Lhokseumawe, serta menambah pasokan ke pasar melalui Packing Plant Malahayati.
  • Memperkuat koordinasi dengan distributor, mitra logistik, dan pemerintah daerah untuk mempercepat penyaluran hingga tingkat pasar;
  • Melakukan pemantauan harian terhadap kondisi stok, distribusi, dan permintaan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional secara cepat.
Baca Juga :  Sambut Ramadan 1447 H, Polda Aceh Bagikan Ribuan Paket Daging Meugang untuk Personel dan Wartawan

Menurut Indrieffouny Indra, tantangan distribusi di wilayah Acehdan tingginya mobilitas permintaan memerlukan koordinasi yang erat antara perusahaan, pemerintah, distributor, dan mitra logistik. Oleh karena itu, SIG membentuk mekanisme koordinasi intensif lintas fungsi agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dan para pelaku pembangunan memperoleh kepastian pasokan. Seluruh sumber daya SIG kami arahkan untuk mempercepat pemulihan distribusi sehingga kondisi pasar dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin,” ujarnya.

Selain memastikan kelancaran pasokan, SIG juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan distributor, dan pemangku kepentingan lainnya guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien. Perusahaan mengimbau seluruh mitra penyalur untuk mengedepankan praktik distribusi yang sehat dan bertanggung jawab sehingga produk dapat diterima konsumen secara merata.

Baca Juga :  Bupati Aceh Utara Dorong Tenaga Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu, Yusra Terharu

Indrieffouny Indra menambahkan bahwa kebijakan perusahaan terhadap daerah terdampak bencana banjir diakhir tahun 2025 lalu yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat tidak melakukan kenaikan harga, walaupun perusahaan saat ini mengalami tekanan biaya produksi dan distribusi akibat kenaikan harga batubara, solar dan spare part.

SIG meyakini bahwa sinergi seluruh pemangku kepentingan akan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pasokan semen di Aceh, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur, sektor perumahan, dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus berjalan tanpa hambatan.  

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Wabup Tarmizi Panyang Sampaikan Rancangan Perubahan APBK 2025 dan KUA-PPAS 2026 di DPRK Aceh Utara

Daerah

Taruna Akpol Peserta Latsitardanus XLVI 2026 Bantu Operasional Dapur Umum Pengungsian di Aceh Tamiang

Daerah

Kapolres Pimpin Sertijab Tiga Pejabat Polres Lhokseumawe

Daerah

Bupati Aceh Besar Lantik 6 Kepsek dan Serahkan SK Perpanjangan 356 Formasi Guru PPPK

Daerah

Empat Siswa Aceh Raih Prestasi Nasional di FLS3N, Plt. Kadisdik Aceh: Ini Bukti Anak Kita Mampu Bersaing

Daerah

Membangun Kesadaran Hukum dan Budaya Antikorupsi dalam Birokrasi Banda Aceh

Daerah

Bener Meriah Dorong Investasi SPPG untuk Percepat Akses Gizi

Daerah

Sabang Night Run 2025 Resmi Digelar, Wali Kota: Ajang Perdana yang Bawa Dampak Positif