Home / TNI-Polri

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh Satukan Langkah Bentengi Generasi Muda dari Paham IRET

mm Redaksi

Pelaksana Harian Kasatgaswil Aceh Densus 88 Antiteror Polri AKBP Goentoro Wisnoe Tjahjono bersama Kepala Dispora Aceh T. Banta Nuzullah saat menggelar koordinasi penguatan sinergi pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) di kalangan generasi muda di Kantor Dispora Aceh, Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Pelaksana Harian Kasatgaswil Aceh Densus 88 Antiteror Polri AKBP Goentoro Wisnoe Tjahjono bersama Kepala Dispora Aceh T. Banta Nuzullah saat menggelar koordinasi penguatan sinergi pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) di kalangan generasi muda di Kantor Dispora Aceh, Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Komitmen membangun generasi muda Aceh yang tangguh, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan terus diperkuat. Satgaswil Aceh Densus 88 Antiteror Polri menjalin sinergi strategis dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh sebagai bagian dari ikhtiar bersama mencegah penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di kalangan generasi muda.

Koordinasi yang berlangsung di Kantor Dispora Aceh, Banda Aceh, menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dalam merancang berbagai program pembinaan kepemudaan yang adaptif terhadap tantangan zaman, khususnya di era digital yang berkembang begitu cepat.

Dalam rilis pers yang diterima redaksi media ini, Selasa, 04 Agustus 2026 menyebutkan, pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian Kasatgaswil Aceh Densus 88 AT Polri, AKBP Goentoro Wisnoe Tjahjono, S.Pd., M.H., dan disambut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd.

Baca Juga :  Jum’at Berkah, Koramil 02/Bebesen Salurkan Bantuan untuk Jamaah

Suasana diskusi berlangsung hangat dan konstruktif. Kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi dalam penguatan wawasan kebangsaan, peningkatan literasi digital, pendidikan karakter, serta upaya membangun daya tangkal generasi muda terhadap berbagai bentuk penyebaran paham IRET yang kini semakin mudah menjangkau masyarakat melalui ruang digital.

AKBP Goentoro Wisnoe Tjahjono menegaskan bahwa pemuda merupakan pilar utama masa depan bangsa. Karena itu, mereka tidak hanya membutuhkan ruang untuk berkarya dan berprestasi, tetapi juga bekal pemahaman kebangsaan yang kokoh agar mampu menghadapi derasnya arus informasi yang terus berkembang.

Menurutnya, kemajuan teknologi informasi menghadirkan peluang besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, pada saat yang sama, ruang digital juga menjadi medium yang kerap dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menyebarkan narasi intoleransi, radikalisme, ekstremisme, hingga ajakan yang berpotensi mengarah pada tindakan terorisme.

Baca Juga :  Pangdam IM Kunjungi Polda Aceh, Perkuat Sinergi TNI–Polri

“Karena itu, pendekatan pencegahan harus dilakukan secara komprehensif melalui edukasi, penguatan karakter, peningkatan literasi digital, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pencegahan akan jauh lebih efektif ketika seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Aceh, T. Banta Nuzullah, menyampaikan apresiasi atas terbangunnya sinergi dengan Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri. Menurutnya, pembinaan kepemudaan tidak hanya diarahkan untuk melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki integritas, nasionalisme, serta kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dispora Aceh, kata dia, siap mendukung berbagai program kolaboratif yang melibatkan pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, komunitas, hingga para pegiat literasi sebagai bagian dari gerakan bersama memperkuat ketahanan ideologi bangsa di kalangan generasi muda.

Melalui sinergi ini, edukasi mengenai bahaya paham IRET diharapkan mampu menjangkau lebih luas berbagai lapisan masyarakat, khususnya kalangan muda yang menjadi kelompok paling aktif memanfaatkan teknologi digital. Dengan meningkatnya kesadaran dan kemampuan menyaring informasi secara kritis, generasi muda diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Kodam IM Bangun 73 Jembatan Bailey di Aceh, 39 Unit Rampung dan Percepat Akses Wilayah Terpencil

Kolaborasi antara Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh menjadi cerminan bahwa menjaga persatuan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, melainkan merupakan ikhtiar bersama seluruh elemen bangsa. Dari sinergi inilah diharapkan lahir generasi muda Aceh yang cerdas, moderat, berdaya saing, serta mampu menjadi pelopor perdamaian dan penjaga harmoni sosial di Bumi Serambi Mekkah.Versi ini menggunakan gaya bahasa yang lebih elegan, mengalir, dan bercita rasa feature, namun tetap mempertahankan kaidah berita yang objektif dan profesional.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

TNI-Polri

Babinsa Koramil 04/Bintang Gotong Royong Bangun Pagar Lapangan Voli

News

Jumat Berkah, Koramil 07/Atu Lintang Salurkan Sembako untuk Warga Lansia dan Kurang Mampu

TNI-Polri

Babinsa Koramil 08/SN dan Warga Gelar Gotong Royong

TNI-Polri

Progres Pembukaan Jalan TMMD Aceh Selatan Tembus 78 Persen, Satgas Rampungkan Pondasi Jembatan Box

TNI-Polri

Kodim 0108/Agara dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Kuta Ujung, Aceh Tenggara

TNI-Polri

Babinsa Koramil 02/Bebesen Dampingi Petani Rawat Tanaman Bawang

TNI-Polri

Kodim 0108/Agara Terus percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Lawe Ger Ger, Aceh Tenggara

TNI-Polri

Safari Subuh Rabu Berkah, Kodim 0106 dan Forkopimda Aceh Tengah Perkuat Silaturahmi