Home / Aceh Barat / Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:52 WIB

Tarmizi Cek Progres Pembangunan Jalan di Kaway XVI dan Pante Ceureumen, Fokus Prioritas 2027

mm Redaksi

Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama Kepala Dinas PUPR Aceh Barat meninjau progres pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Kaway XVI dan Pante Ceureumen, Rabu (29/7/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama Kepala Dinas PUPR Aceh Barat meninjau progres pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Kaway XVI dan Pante Ceureumen, Rabu (29/7/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM., bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Fadly Octora, ST., meninjau langsung progres pembangunan sejumlah ruas jalan dan jembatan di Kecamatan Kaway XVI dan Kecamatan Pante Ceureumen, Rabu (29/7/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek infrastruktur tahun anggaran 2026 berjalan sesuai rencana sekaligus menyusun skala prioritas pembangunan jalan pada tahun anggaran 2027.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati bersama jajaran Dinas PUPR mengecek satu per satu proyek yang sedang dikerjakan, yang telah selesai dibangun, hingga ruas jalan yang diusulkan menjadi prioritas pembangunan tahun depan.

Baca Juga :  Kunjungan ke PAUD di Pulo Aceh, Kak Na Serukan Wajib Belajar

Beberapa lokasi yang ditinjau di antaranya pembangunan Jembatan Alue Tampak di Kecamatan Kaway XVI, ruas Jalan Teupin Panah, peningkatan Jalan Alue Lhee–Teuladan, Jalan Lhok Sari–Berdikari di Kecamatan Pante Ceureumen, ruas jalan menuju SMK Perikanan, serta peningkatan Jalan Desa Pulo Teungoh–Ketambang.

Bupati Tarmizi mengatakan, peninjauan lapangan penting dilakukan agar pemerintah dapat menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kondisi riil, terutama di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

“Selama beberapa hari ini kami bersama Dinas PUPR turun langsung ke lapangan untuk mengecek jalan yang sedang dikerjakan, yang akan dikerjakan, dan yang telah selesai dikerjakan tahun ini. Sekaligus kami melihat langsung titik-titik yang menjadi rencana pembangunan tahun depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Satlantas Polres Aceh Barat Gelar Patroli Rutin Jaga Kamseltibcar di Meulaboh

Menurut Tarmizi, anggaran pembangunan jalan pada tahun 2027 diperkirakan hanya mampu membiayai pembangunan sekitar dua kilometer ruas jalan. Karena itu, pemerintah akan memprioritaskan pembangunan jalan penghubung dan ruas utama yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Karena anggaran tahun depan semakin kecil, hanya sekitar dua kilometer, maka kita harus membangun jalan yang benar-benar menjadi prioritas di setiap kecamatan. Semua harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Kreatif, Pemkab Aceh Barat Salurkan 24 Unit Steling Lapak Usaha

Ia menegaskan, penentuan skala prioritas harus dilakukan secara objektif agar pembangunan berjalan merata, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, banyak masyarakat mengharapkan seluruh ruas jalan yang rusak segera diperbaiki. Namun, pemerintah harus menyesuaikan program pembangunan dengan kondisi anggaran yang tersedia.

“Tantangan kita adalah bagaimana membangun sebanyak mungkin ruas jalan dengan kemampuan keuangan yang terbatas. Karena itu saya harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan prioritas pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

News

Pemkab Aceh Besar Pusatkan Shalat Ied di Masjid Al-Munawwarah Kota Jantho

Aceh Barat

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Calon Dirut Perusda Pakat Beusare

Pemerintah

Aceh Perkusi 2025 Siap Digelar di Aceh Utara, Angkat Warisan Budaya dan Perkusi Tradisional

Aceh Barat

Komitmen Jamin Kesehatan Warga, Bupati Aceh Barat Terima UHC Award 2026

Aceh Barat

Silaturahmi Ramadhan, Pemkab Aceh Barat Satukan Wartawan, LSM dan Tokoh Masyarakat

Pemerintah

Camat Teupah Tengah Memprakarsai Pengenalan Budaya Simeulue kepada Turis Mancanegara

Nasional

Mentan Amran Janji Pulihkan 89 Ribu Hektare Sawah Aceh Pascabencana Banjir Bandang

Aceh Barat

Jembatan Jambak–Canggai di Aceh Barat Mulai Dikerjakan, Bupati Larang Siswa Menyeberangi Sungai