Home / Politik

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:07 WIB

Eks Kombatan GAM Geumpang Ramai-Ramai Merapat ke PSI

mm Redaksi

Dua tokoh eks kombatan GAM, M. Abet Idris dan Bahagia ZA, menyatakan resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam pertemuan di Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Sabtu (18/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Dua tokoh eks kombatan GAM, M. Abet Idris dan Bahagia ZA, menyatakan resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam pertemuan di Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Sabtu (18/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Pidie – Peta politik di Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, mulai menunjukkan dinamika baru. Dua tokoh eks kombatan GAM yang selama ini dikenal sebagai kader sekaligus tim pemenangan salah satu partai lokal resmi menyatakan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia dalam pertemuan di Geumpang, Sabtu (18/7/2026).

Keduanya adalah M. Abet Idris, mantan Keuchik Gampong Pulo Loh periode 2000–2005, dan Bahagia ZA, mantan Keuchik Gampong Pulo Loh periode 2010–2015.

Semasa konflik Aceh, M. Abet Idris diketahui bertugas sebagai penggalang logistik dalam struktur GAM. Setelah perdamaian, ia aktif menjadi bagian dari tim pemenangan salah satu partai lokal di wilayah Geumpang.

Baca Juga :  Final Planning AUMX 2025 Digelar, ASEAN-AS Perkuat Maritim

Sementara Bahagia ZA juga memiliki rekam jejak panjang dalam struktur perjuangan Aceh. Ia pernah mengemban sejumlah posisi, mulai dari penggalang logistik, Mukim Aceh Merdeka, Wakil Sagoe Geumpang I, hingga Penerangan Sagoe Geumpang I. Pasca-penandatanganan MoU Helsinki, ia turut aktif membesarkan salah satu Partai lokal.

Keputusan keduanya bergabung dengan PSI disebut telah melalui pertimbangan yang matang.

“Kami sudah bekerja banyak dengan salah satu Partai lokal. Senang dan susah kami rasakan bersama. Bahkan saat konflik, kami boleh dikatakan sebagai sisa peluru TNI yang masih hidup dan tetap setia terhadap perjuangan Aceh,” ujar M. Abet Idris dan Bahagia ZA dalam keterangannya.

Baca Juga :  Paviliun Indonesia di MABIMS 2025 Tampilkan Wajah Islam Ramah

“Bukan berarti kami tidak setia. Untuk apa kami bertahan kalau tidak dihargai. Semua yang telah kami lakukan untuk salah satu Partai lokal sudah kami ikhlaskan. Kini kami memilih hijrah ke PSI sebagai tempat untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat,” tambah mereka.

Sementara itu, T rival Amiruddin menilai bergabungnya dua tokoh eks kombatan GAM tersebut menjadi perkembangan yang patut diperhitungkan dalam dinamika politik di Geumpang.

Rival menambahkan kehadiran figur yang memiliki pengalaman panjang, baik dalam perjuangan maupun kepemimpinan di tingkat gampong, diyakini akan memberikan energi baru bagi PSI.

Baca Juga :  DPR Tugas Tim Komisi III & X Supervisi Penulisan Ulang Sejarah Kemenbud

“Saya melihat bergabungnya Pak Abet Idris dan Pak Bahagia ZA tentu menjadi tambahan kekuatan bagi PSI di Pidie. Keduanya memiliki pengalaman, jaringan, dan kedekatan dengan masyarakat yang sudah terbangun selama bertahun-tahun. Ini menjadi modal politik yang tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujar rival.

“Dalam politik, perpindahan pilihan merupakan hal yang biasa. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh elemen politik tetap mengedepankan persaingan yang sehat dan bersama-sama membangun Aceh, khususnya Geumpang,” tutup Rival.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Politik

Ribuan Warga Sambut Rival Amiruddin di Aceh, PSI Siap Kerja Nyata

Politik

Aiyub Abbas Sekjen DPP PA, Tgk Muharuddin Harap Perkuat Internal dan Komunikasi Pimpinan Lintas Parpol

Politik

PBN: Salut Langkah Cepat Satgas Bais TNI, Kodam IM, dan Imigrasi Aceh Amankan Dua WNA

Politik

RDPU RPJMD Aceh Selatan Memanas, Hadi Surya Kritik Target dan Strategi Pembangunan

Politik

Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Wamenhan Terima Kunjungan Kasad Australia

Politik

Duo Arjuna Mencari PSI

Politik

DPR Akan Panggil YouTube hingga TikTok Bahas Revisi UU Penyiaran

Daerah

Ruslan M. Daud: Komisi V DPR RI Jadi Kunci Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas Nasional