Home / Pemerintah Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:26 WIB

Wagub Aceh: Transparansi Kunci Tingkatkan Kepercayaan kepada Baitul Mal

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, saat membuka Rapat Koordinasi Baitul Mal se-Aceh tahun 2026 dengan Tema

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, saat membuka Rapat Koordinasi Baitul Mal se-Aceh tahun 2026 dengan Tema " Penguatan Kegiatan Serta Kolaborasi Baitul Mal se-Aceh untuk Optimalisasi Kinerja" di Hotel Rasamala, Banda Aceh, Rabu, (15/7/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf oleh Baitul Mal sebagai kunci utama meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola dana umat.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Baitul Mal se-Aceh di Aula Hotel Rasamala, Banda Aceh, Rabu (15/7/2026). Rakor tersebut diikuti seluruh komisioner Baitul Mal kabupaten/kota se-Aceh sebagai forum penguatan koordinasi dan tata kelola lembaga.

“Dalam pengelolaan zakat, sedekah, dan wakaf, transparansi adalah hal yang paling penting. Insya Allah kalau transparan, rakyat pasti percaya kepada Baitul Mal. Ini salah satu kuncinya,” ujar Dek Fadh.

Menurutnya, Baitul Mal merupakan lembaga yang memiliki posisi strategis karena lahir dari amanat perdamaian Aceh melalui Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki. Oleh sebab itu, pengelolaan dana umat harus dilakukan secara profesional, akuntabel, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Wagub Aceh Tekankan Percepatan Tol Sibanceh

Sebagai contoh, Dek Fadh menyinggung pengelolaan Wakaf Baitul Asyi di Arab Saudi yang hingga kini tetap konsisten menyalurkan manfaat wakaf kepada masyarakat Aceh sesuai dengan ikrar wakaf yang telah ditetapkan.

“Walaupun pernah ada keinginan agar hasil wakaf itu dialihkan untuk seluruh masyarakat Indonesia, tetapi tidak bisa karena ikrar wakafnya sudah jelas diperuntukkan bagi masyarakat Aceh. Nazirnya tetap menjaga amanah tersebut,” katanya.

Selain menyoroti aspek transparansi, Wakil Gubernur juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Aceh telah mengusulkan ketentuan zakat sebagai pengurang pajak dalam revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA). Menurutnya, kebijakan tersebut akan menjadi insentif bagi perusahaan untuk menyalurkan zakat melalui Baitul Mal.

Baca Juga :  Plt Kadisdik Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pendidikan Pascabencana kepada Gubernur Mualem

“Insya Allah usulan ini disetujui. Jika zakat menjadi pengurang pajak, otomatis pendapatan Baitul Mal akan meningkat sehingga manfaatnya juga semakin besar untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Aceh, Tgk. Muhammad Yunus, mengatakan Rakor Baitul Mal se-Aceh bertujuan memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara Baitul Mal Aceh dengan Baitul Mal kabupaten/kota.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengelolaan Baitul Mal, salah satunya belum optimalnya dukungan dari para pemangku kebijakan di daerah.

“Masalah yang kita hadapi hampir sama. Bila tidak ada dorongan dari pimpinan daerah, maka program-program Baitul Mal tidak dapat berjalan secara optimal,” katanya.

Baca Juga :  Pemprov Aceh Siap Fasilitasi Pembentukan Kantor LPSK

Muhammad Yunus menjelaskan bahwa hingga kini sumber penerimaan Baitul Mal masih didominasi zakat profesi yang berasal dari pemotongan gaji aparatur sipil negara (ASN). Karena itu, pihaknya berharap Pemerintah Aceh dapat mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Aceh agar menyalurkan zakat melalui Baitul Mal.

“Kami berharap Pak Wagub dapat memanggil perusahaan-perusahaan yang ada di Aceh agar membayarkan zakatnya melalui Baitul Mal. Potensinya sangat besar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Melalui Rakor tersebut, Baitul Mal Aceh berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara Baitul Mal provinsi dan kabupaten/kota dalam meningkatkan tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan profesional sehingga mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat di Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Tujuh Dapur MBG Kadin Aceh Sudah Siap, Namun Masih Terkendala Moratorium BGN

Daerah

Ketua Komisi I DPRA Kecam Kekerasan Aparat terhadap Konvoi Bantuan ke Aceh Tamiang

Pemerintah Aceh

Dek Fadh Dorong Percepatan Rehabilitasi Jalan, Jembatan dan Irigasi Pascabencana

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Yakin Realisasi APBA 2025 Capai Target

Pemerintah Aceh

Murthalamuddin Ajak Sekolah di Bener Meriah Bangun Pendidikan Bermakna dan Berdaya Saing

Pemerintah Aceh

Bergerak Bersama PKK: Tri Tito Karnavian dan Marlina Muzakir Berikan Bantuan dan Trauma Healing di Bireuen

Pemerintah Aceh

Wakil Gubernur Aceh Cek Kondisi Jalan Rusak dan Layanan Air Bersih di Aceh Tamiang
Dapur MBG Seunuddon

Pemerintah Aceh

Dapur MBG Seunuddon Dibuka, Wagub Dorong Gizi Anak Aceh