Banda Aceh – Sekretaris Komisi IV DPRK Kota Banda Aceh, Hj. Efiaty, S.E., melaksanakan agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 di kawasan Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kamis (30/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini dirangkai dengan menghadiri pengajian rutin warga sekaligus menjadi wadah silaturahmi untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang mencakup wilayah Syiah Kuala dan Ulee Kareng.
Kegiatan yang dibalut dalam suasana pengajian ini turut dihadiri oleh Anggota DPRA, H. Heri Julius, S.Sos., M.M.
Dalam sambutannya, Hj. Efiaty Z., S.E. menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat di Dapil 3 (Syiah Kuala-Ulee Kareng) yang selama ini menunjukkan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Menurutnya, sinergi antara wakil rakyat dan warga adalah kunci utama dalam membangun daerah yang lebih baik.
”Saya sangat menghargai keaktifan masyarakat di sini. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga momentum penting bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan kendala warga di lapangan,” ujar Hj. Efiaty.
Dalam sesi diskusi, warga Alue Naga menyampaikan sejumlah aspirasi krusial. Salah satu fokus utama yang disoroti adalah pembangunan drainase jeulingke dan penguatan implementasi syariat Islam serta permohonan penambahan lampu penerangan jalan di wilayah tersebut. Penambahan lampu jalan dinilai sangat mendesak, tidak hanya untuk memperindah estetika kota, tetapi juga sebagai langkah preventif guna mencegah potensi tindakan kriminalitas, seperti aksi begal, yang meresahkan warga.
Pertemuan tersebut juga diwarnai dengan momen penuh haru. Salah seorang perwakilan warga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada H. Heri Julius dan Hj. Efiaty atas bantuan becak mesin yang telah diberikan kepada warga yang membutuhkan di daerah pemilihan tersebut beberapa waktu lalu. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu menopang ekonomi keluarga penerima manfaat.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hj. Efiaty Z., S.E. dan H. Heri Julius, S.Sos., M.M. berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi warga ke tingkat kebijakan, baik di DPRK maupun DPRA, sesuai dengan wewenang masing-masing. Pertemuan ini diakhiri dengan harapan agar kolaborasi antara tokoh masyarakat dan pemerintah terus terjaga demi kemajuan Kota Banda Aceh yang lebih aman dan religius.
Editor: Dahlan










