Home / Daerah / Parlementarial

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:32 WIB

Serap Aspirasi Warga Dapil III, Hj. Efiaty Gelar Reses Sekaligus Pererat Silaturahmi Bersama Masyarakat Syiah Kuala

mm Redaksi

Suasana pengajian rutin sekaligus Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 Sekretaris Komisi IV DPRK Banda Aceh, Hj. Efiaty, S.E.,  bersama masyarakat Dapil III (Syiah Kuala–Ulee Kareng), Kamis (30/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Suasana pengajian rutin sekaligus Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 Sekretaris Komisi IV DPRK Banda Aceh, Hj. Efiaty, S.E., bersama masyarakat Dapil III (Syiah Kuala–Ulee Kareng), Kamis (30/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Sekretaris Komisi IV DPRK Kota Banda Aceh, Hj. Efiaty, S.E., melaksanakan agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 di kawasan Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kamis (30/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini dirangkai dengan menghadiri pengajian rutin warga sekaligus menjadi wadah silaturahmi untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang mencakup wilayah Syiah Kuala dan Ulee Kareng.
​
Kegiatan yang dibalut dalam suasana pengajian ini turut dihadiri oleh Anggota DPRA, H. Heri Julius, S.Sos., M.M.

Baca Juga :  Anggota DPRK Aceh Besar Lobi Proyek Smart City Ke Investor Korea Selatan

​Dalam sambutannya, Hj. Efiaty Z., S.E. menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat di Dapil 3 (Syiah Kuala-Ulee Kareng) yang selama ini menunjukkan partisipasi aktif dalam setiap kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Menurutnya, sinergi antara wakil rakyat dan warga adalah kunci utama dalam membangun daerah yang lebih baik.

​”Saya sangat menghargai keaktifan masyarakat di sini. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga momentum penting bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan kendala warga di lapangan,” ujar Hj. Efiaty.

​Dalam sesi diskusi, warga Alue Naga menyampaikan sejumlah aspirasi krusial. Salah satu fokus utama yang disoroti adalah pembangunan drainase jeulingke dan penguatan implementasi syariat Islam serta permohonan penambahan lampu penerangan jalan di wilayah tersebut. Penambahan lampu jalan dinilai sangat mendesak, tidak hanya untuk memperindah estetika kota, tetapi juga sebagai langkah preventif guna mencegah potensi tindakan kriminalitas, seperti aksi begal, yang meresahkan warga.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRA Sahkan Tiga Rancangan Qanun Strategis untuk Pendidikan, SDA, dan Generasi Muda Aceh

​Pertemuan tersebut juga diwarnai dengan momen penuh haru. Salah seorang perwakilan warga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada H. Heri Julius dan Hj. Efiaty atas bantuan becak mesin yang telah diberikan kepada warga yang membutuhkan di daerah pemilihan tersebut beberapa waktu lalu. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu menopang ekonomi keluarga penerima manfaat.

Baca Juga :  Babinsa Kerahkan Warga Kumpulkan Material, Percepat Pembangunan Jembatan Darurat di Wilayah Binaan

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hj. Efiaty Z., S.E. dan H. Heri Julius, S.Sos., M.M. berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi warga ke tingkat kebijakan, baik di DPRK maupun DPRA, sesuai dengan wewenang masing-masing. Pertemuan ini diakhiri dengan harapan agar kolaborasi antara tokoh masyarakat dan pemerintah terus terjaga demi kemajuan Kota Banda Aceh yang lebih aman dan religius.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Aceh Selatan Imbau ASN dan Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Jelang HUT RI ke-88

Daerah

Afdhal Dorong Generasi Muda Lestarikan Seni Aceh melalui SMS

Parlementarial

Gerindra DPRK Banda Aceh Dorong Penambahan Anggaran DPKP dan Percepatan Gerai Koperasi Merah Putih

Daerah

Usai Dilantik Jadi Reje Kampung, Musliadi Ucapkan Terima Kasih

Daerah

Realisasikan Program Hibah BIMA Kemendiktisaintek, Dosen UNADA Dampingi PKK Gampong Krueng Dhou Produksi Herbal Bernilai Ekonomis
HUT ke-54 Korpri

Daerah

HUT ke-54 Korpri, ASN Polda Aceh Sambangi Pensiunan PNS

Parlementarial

Farid Nyak Umar Soroti 942 Kasus HIV di Banda Aceh, Remaja Diminta Jadi Garda Edukasi

Daerah

Sekda Aceh: Kejelasan Pembersihan Wilayah dan Cash for Work Jadi Kunci Pemulihan Pascabencana