Home / Daerah

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:29 WIB

Kejati Aceh dan NPCI Aceh Perkuat Sinergi Dukung Pembinaan Olahraga Penyandang Disabilitas Melalui Program JAGAIN

mm Redaksi

Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Yudi Triadi, S.H., M.H., didampingi Wakil Kajati Aceh dan jajaran menerima audiensi pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Aceh di Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh, Senin (29/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Yudi Triadi, S.H., M.H., didampingi Wakil Kajati Aceh dan jajaran menerima audiensi pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Aceh di Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh, Senin (29/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Yudi Triadi, S.H., M.H., menerima audiensi dan silaturahmi jajaran pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Aceh di Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh, Senin (29/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kajati Aceh didampingi oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Aceh, Dr. Erry Pudyanto Marwantono, S.H., M.H., serta Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Hubungan Masyarakat Kejaksaan Tinggi Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H.

Sementara itu, rombongan NPCI Aceh dipimpin oleh Ketua NPCI Aceh, Zulfajri, didampingi Sekretaris NPCI Aceh Nasrullah, S.Pd., staf administrasi Sadra Fahmi, serta Maidatul Akmal, Ftr., selaku pengurus sekaligus fisioterapis atlet NPCI Aceh.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai wujud penguatan silaturahmi sekaligus membangun sinergi kelembagaan antara Kejaksaan Tinggi Aceh dan NPCI Aceh dalam mendukung pembinaan, pemberdayaan, serta pengembangan prestasi olahraga bagi atlet penyandang disabilitas di Provinsi Aceh.

Baca Juga :  Mayjen TNI Niko Fahrizal Apresiasi Dukungan SEMMI terhadap program Kodam IM

Dalam kesempatan tersebut, Kajati Aceh menegaskan bahwa Kejaksaan tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memiliki komitmen untuk mendukung pembangunan yang inklusif, termasuk memberikan perhatian terhadap kemajuan organisasi penyandang disabilitas.

“Kejaksaan Tinggi Aceh menyambut baik terjalinnya komunikasi dan kolaborasi dengan NPCI Aceh. Kami berharap sinergi ini dapat memperkuat pembinaan atlet penyandang disabilitas sekaligus mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan prestasi. Kejaksaan hadir tidak hanya sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Kajati Aceh, Yudi Triadi.

Pada kesempatan yang sama, Kajati Aceh juga memperkenalkan Program JAGAIN (Jaksa Garda Inklusi), yaitu sistem monitoring digital terpadu yang diinisiasi oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Program ini dirancang untuk memperkuat tata kelola organisasi penyandang disabilitas melalui mekanisme pembinaan, pendampingan, monitoring, dan pengawasan berbasis digital.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 04/Bintang Gotong Royong Bantu Pembuatan Pondasi Rumah Warga

Melalui implementasi Program JAGAIN, Kejaksaan berupaya memastikan pengelolaan organisasi penyandang disabilitas, termasuk NPCI, berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik (good governance). Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembinaan organisasi sehingga berdampak pada peningkatan kualitas layanan, tata kelola kelembagaan, serta prestasi atlet penyandang disabilitas di daerah.Sementara itu, Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H., menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Tinggi Aceh dalam membangun komunikasi yang konstruktif sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi penyandang disabilitas.

“Kejaksaan Tinggi Aceh senantiasa membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Audiensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam mendukung organisasi penyandang disabilitas agar semakin profesional, transparan, dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional maupun internasional. Melalui Program JAGAIN, kami berharap pembinaan terhadap organisasi penyandang disabilitas dapat berjalan lebih optimal dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas, keterbukaan, dan tata kelola yang baik,” ujar Ali Rasab Lubis.

Baca Juga :  Tim Relawan ASN BPBJ Setda Aceh Gotong Royong Pemulihan Dua Dayah di Aceh Utara, Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Kebutuhan Dasar

Ketua NPCI Aceh, Zulfajri, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Kejaksaan Tinggi Aceh. Menurutnya, dukungan dan perhatian Kejati Aceh menjadi motivasi bagi NPCI Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet, memperkuat tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan olahraga disabilitas di Aceh.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara Kejaksaan Tinggi Aceh dan NPCI Aceh, khususnya dalam mendukung terwujudnya ekosistem olahraga disabilitas yang inklusif, berprestasi, berintegritas, serta memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berkontribusi dan mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional maupun internasional.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Dari Tapaktuan ke Jakarta: Padusi Tapa Bawa Aroma Aceh Selatan ke Persit Bisa 2026

Daerah

Nazaruddin Dek Gam Ditetapkan Sebagai Ketua DPW PAN Aceh

Daerah

Tokoh Masyarakat Aceh, Suryadi Djamil : Bhayangkara Fest 2026 Jadi Ajang Kebersamaan Polri dan Masyarakat Aceh

Daerah

Gas Melon Mahal dan Langka, Wakil Ketua Komisi III DPRA Desak Pertamina Tingkatkan Pengawasan

Daerah

Jambore Posyandu Jadi Agenda Tahunan, Pemkab Asahan Apresiasi Kader dengan Hadiah Umrah
Kak Na

Daerah

Kak Na Tersentuh Bocah Angkut Air, Dorong Posyandu Aktif

Daerah

Ribuan Peserta Ramaikan Jalan Sehat Kerukunan di HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Daerah

PLN Kirim 50 MW Genset Darurat ke Aceh, Wagub: Pasokan Listrik Kini Lebih Aman