Home / TNI-Polri

Senin, 15 Juni 2026 - 16:02 WIB

Penerimaan Akpol di Polda Aceh Masuki Tahap Tes Psikologi dan PMK, Dipantau Langsung Kapolda

mm Redaksi

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., didampingi Pejabat Utama Polda Aceh meninjau langsung pelaksanaan tes psikologi dan Pemeriksaan Mental Kepribadian (PMK) calon taruna dan taruni Akpol Tahun 2026 di SMA Negeri 4 Banda Aceh, Senin (15/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., didampingi Pejabat Utama Polda Aceh meninjau langsung pelaksanaan tes psikologi dan Pemeriksaan Mental Kepribadian (PMK) calon taruna dan taruni Akpol Tahun 2026 di SMA Negeri 4 Banda Aceh, Senin (15/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Proses penerimaan anggota Polri melalui jalur Akademi Kepolisian (Akpol) di Polda Aceh memasuki tahap tes psikologi dan Pemeriksaan Mental Kepribadian (PMK), yang berlangsung di SMA Negeri 4 Banda Aceh, Senin (15/6/2026).

Pelaksanaan tes tersebut turut dipantau dan dicek langsung oleh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M.. Selain Kapolda Aceh,yang didampingi Pejabat Utama (PJU), pengawas, serta panitia penerimaan sebagai bentuk pengawasan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prosedur.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Perkuat Kolaborasi dengan Kemenkum Aceh untuk Penegakan Hukum Lebih Humanis

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa tes psikologi dan PMK tersebut diikuti oleh 11 peserta, yang terdiri atas 10 calon taruna dan satu calon taruni.

“Tes ini tetap mengedepankan kemampuan dan kompetensi masing-masing peserta untuk memperoleh hasil terbaik. Dengan demikian, peserta yang memiliki kualitas dan memenuhi standar yang ditetapkan dapat melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya,” ujar Joko.

Baca Juga :  Pangdam IM Resmi Tutup TMMD Reguler Ke-128 Kodim 0117/Aceh Tamiang

Ia menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan anggota Polri di Polda Aceh dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Prinsip tersebut menjadi komitmen Polri dalam mewujudkan proses seleksi yang objektif, profesional, dan bebas dari praktik kecurangan.

Baca Juga :  Latihan Olah Strategi dan Tactical Floor Game Tingkatkan Kesiapan Polda Aceh Hadapi May Day 2026

Menurutnya, penerapan prinsip BETAH diharapkan mampu menghasilkan calon perwira Polri yang memiliki kompetensi, integritas, serta dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Semoga melalui proses seleksi yang menerapkan prinsip BETAH ini dapat menghasilkan calon-calon perwira Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkas Joko.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

RTLH TMMD Abdya Disertai Bantuan Usaha

TNI-Polri

Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Bersama Warga Laksanakan Gotong Royong  di Desa Kuteni Reje

TNI-Polri

Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Laksanakan Komsos Bersama Warga Desa Binaan

Daerah

Doa Bersama Warnai Pembukaan Latihan Cakra C Kosek I Medan di Lanud Sultan Iskandar Muda

TNI-Polri

Babinsa Koramil 03/Pegasing Bantu Warga Bangun Rumah di Desa Kayu Kul

TNI-Polri

Kapolda Aceh Perkuat Kolaborasi dengan Kemenkum Aceh untuk Penegakan Hukum Lebih Humanis

TNI-Polri

Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Warga Rawat Tanaman Cabai

Daerah

TNI AD Rampungkan Jembatan Modular 30 Meter di Aceh Tamiang, Akses Warga Tanjung Genteng Kembali Normal