Home / Daerah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:54 WIB

Dari Kecamatan Bandar, Alpukat Bahgie Bertona Capai 100 Ton per Bulan dan Tembus Pasar Bali

mm Rahmat Ramadhan

Ket foto : Gudang pengepul alpukat milik Reje Bahgie Bertona, Riskan Fitra (Asenk), saat menghimpun hasil panen petani untuk dikirim ke berbagai daerah.(Dok:Rahmat/Acehnow)

Ket foto : Gudang pengepul alpukat milik Reje Bahgie Bertona, Riskan Fitra (Asenk), saat menghimpun hasil panen petani untuk dikirim ke berbagai daerah.(Dok:Rahmat/Acehnow)

Redelong – Kampung Bahgie Bertona, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, terus menunjukkan potensi besar di sektor pertanian, khususnya komoditas alpukat dari dataran tinggi Tanah Gayo. Produksi buah alpukat di kampung tersebut kini mampu mencapai sekitar 100 ton setiap bulan.

Ket foto : Armada distribusi alpukat  di Bahgie Bertona saat mengangkut hasil panen petani menuju berbagai daerah pemasaran.(Dok: Rahmat/Acehnow)

Kepala Desa (Reje) Kampung Bahgie Bertona, Riskan Fitra yang akrab disapa Asenk, menyampaikan bahwa hasil panen alpukat dari wilayahnya tidak hanya berasal dari Kecamatan Bandar, tetapi juga dihimpun dari berbagai daerah dataran tinggi Gayo seperti Kecamatan Mesidah, Permata, hingga wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah penyampaiannya pada Sabtu (16/5/2026)

Baca Juga :  Plt. Sekda Bener Meriah Kukuhkan Paskibraka HUT RI ke-80

Distribusi buah alpukat tersebut dilakukan melalui jalur Aceh – Toba – Sidikalang hingga dikirim ke Pulau Dewata, Bali.

Selain menjabat sebagai reje, Riskan Fitra juga menjalankan usaha sebagai pengepul buah alpukat, yang turut berperan dalam menghimpun hasil panen petani sebelum didistribusikan ke berbagai daerah.

“Alpukat dari dataran tinggi Gayo memiliki kualitas unggul karena ditanam di wilayah dengan kondisi tanah dan iklim yang sangat mendukung,” ujar Asenk.

Baca Juga :  UPTD-PPA Banda Aceh Apresiasi Wajib Pajak Taat PKB

Ia menambahkan, tingginya permintaan pasar terhadap alpukat Gayo menjadi peluang besar bagi para petani untuk terus meningkatkan produksi dan kualitas hasil panen. Peran pengepul dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas pemasaran hasil pertanian masyarakat.

“Selain meningkatkan ekonomi petani, keberadaan usaha pengepul alpukat ini juga mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, mulai dari tenaga sortir, pengangkutan hingga distribusi,” tambahnya.

Baca Juga :  Masuk 3 Orang tapi Hanya Diberi 1 Karcis, Petugas Wisata Pulau Kapuk Ditangkap

Pemerintah kampung berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun sektor swasta, guna memperkuat distribusi dan pemasaran, sehingga alpukat dari Tanah Gayo semakin dikenal luas di tingkat nasional.

Dengan potensi yang dimiliki, Kampung Bahgie Bertona optimis komoditas alpukat akan terus berkembang dan menjadi produk unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar luar Aceh.(*)

Editor: DahlanReporter: Rahmat Ramadhan

Share :

Baca Juga

Daerah

Seragam Loreng Bersama Warga Tingginambut Bersatu Bersihkan Kampung

Daerah

Pemilihan Reje Kampung Amor Berlangsung Aman dan Lancar, Saova Raih Suara Terbanyak
Operasi Zebra 2025

Daerah

Operasi Zebra 2025, Polres Lhokseumawe Gencar Edukasi

Daerah

Wali Nanggroe Tolak Penambahan Batalyon Bertentangan dengan Perjanjian Damai RI-GAM

Daerah

1 Wanita Diamankan dari Kafe di Banda Aceh, Duduk Sampai Dini Hari

Daerah

TC Timnas U-17 Digelar di Sumut, PSSI Tinjau Fasilitas Lapangan

Daerah

BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Riau untuk Padamkan Karhutla

Daerah

Pangdam IM dan BPN Aceh Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Aceh