Home / Pemko Banda Aceh

Kamis, 16 April 2026 - 13:59 WIB

Pemko Banda Aceh Gelar Musrenbang 2027, Prioritaskan Infrastruktur dan SDM

mm Redaksi

Suasana Musrenbang RKPD 2027 yang membahas arah pembangunan dan prioritas Kota Banda Aceh, Senin (13/4/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Suasana Musrenbang RKPD 2027 yang membahas arah pembangunan dan prioritas Kota Banda Aceh, Senin (13/4/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, di Aula Lantai IV Mawardy Nurdin, Senin (13/4/2026).

Dalam arahannya, Illiza menegaskan bahwa pembangunan Kota Banda Aceh ke depan akan difokuskan pada peningkatan layanan dasar masyarakat, optimalisasi sumber daya, serta penguatan kemitraan pembangunan lintas sektor.

Baca Juga :  Illiza Sa’aduddin Djamal Kunjungi dan Bantu Korban Kebakaran Neusu

“Pembangunan ke depan tidak hanya berfokus pada fisik semata, tetapi juga pada kualitas layanan, efisiensi sumber daya, serta penguatan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa RKPD 2027 menjadi instrumen penting dalam menerjemahkan visi Banda Aceh sebagai kota kolaborasi ke dalam program nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Beberapa fokus pembangunan yang menjadi prioritas di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, penguatan layanan kesehatan termasuk penanganan stunting, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Bahas Penguatan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, 514 Kasus Ditangani dalam Tiga Tahun

Selain itu, pemerintah juga mendorong digitalisasi layanan publik guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang cepat, transparan, dan akuntabel, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM dan pemanfaatan platform digital.

Di sektor lingkungan, Pemko Banda Aceh turut memprioritaskan pengelolaan lingkungan berkelanjutan, termasuk penguatan ruang terbuka hijau dan sistem pengelolaan sampah terpadu.

Illiza juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  33 Keuchik Hasil Pilchiksung Gelombang III Resmi Dilantik Wali Kota Banda Aceh

“Pendekatan multipihak menjadi kunci untuk memperluas dampak pembangunan dan memastikan setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Melalui forum Musrenbang ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam memberikan gagasan, kritik konstruktif, serta dukungan nyata demi pembangunan Kota Banda Aceh yang lebih maju dan berkelanjutan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Terima Audiensi PT Panah Perak Megasarana, Bahas Inovasi Air Bersih dan Kemandirian Energi

Pemko Banda Aceh

Kebakaran Dayah di Ulee Kareng, Pemko Banda Aceh Segera Salurkan Bantuan

Pemko Banda Aceh

Perkuat Ketertiban Kota, 218 Praja Muda PPPK Satpol PP-WH Banda Aceh Dikukuhkan

Pemko Banda Aceh

11 Gampong di Kuta Alam Rampungkan Evaluasi RAPBG-P 2025

Pemko Banda Aceh

Perkuat Silaturahmi, Illiza-Afdhal Buka Puasa Bersama Keuchik dan Imum Mukim Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Forum Komdigi APEKSI XVIII Jadi Ajang Banda Aceh Perkuat Inovasi Layanan Digital

Nasional

Illiza Hadiri Audiensi JKPI dengan Wamendagri Bima Arya, Dorong Penguatan Kota Pusaka dan Rakernas di Ternate

Pemko Banda Aceh

Dinsos Banda Aceh Beri Bantuan Kursi Roda, Wujud Kepedulian untuk Warga Rentan