Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 5 April 2026 - 15:52 WIB

Mubes MAA 2026 Digelar di Banda Aceh, Gubernur Muzakir Manaf dan Wali Nanggroe Hadir

mm Tiara Ayu Juneva

Tgk. Miftah Tjut Adek, Ketua Panitia SC Mubes MAA 2026. Foto: Dok. Istimewa

Tgk. Miftah Tjut Adek, Ketua Panitia SC Mubes MAA 2026. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Musyawarah Besar (Mubes) Majelis Adat Aceh (MAA) akan berlangsung 7 hingga 8 April 2026, di Meuligo atau Istana Wali Nanggroe dan Hotel Ayani Banda Aceh.

Mubes MAA untuk masa bakti 2026 – 2031 akan dibuka oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, yang akrap disapa Mualem dan pengarahan tentang keistimewaan Aceh saat pembukaan Mubes akan disampaikan langsung oleh Wali Nanggroe, Paduka Yang Mulia (PYM), Tgk. Malik Mahmud Al- Haythar, pada acara pembukaan, Selasa, 7 April 2026, kata Ketua Panitia Mubes MAA 2026, Miftah Tjut Adek, melalui siaran pers, Minggu 5 April 2026.

Baca Juga :  HOAKS! Penipuan Gunakan Nama Istri Gubernur Aceh untuk Modus Bantuan Rumah dan Modal Usaha

“Pembukaan Mubes kita adakan di Meuligo Istana Wali Nanggroe, kemudian dilanjutkan di hotel Ayani, kawasan peunayong, Banda Aceh,” kata Miftah Tjut Adek, saat ini sebagai Panglima Laot Aceh.

Menurutnya, untuk koordinasi pelaksanaan Mubes MAA 2026, Gubernur Aceh, H. Muzakir Munaf, melalui Sekda Aceh, M. Nasir, menyambut baik pelaksanaan Mubes MAA yang akan berakhir masa bakti tahun 2021 – 2026 pada tanggal 9 Mei 2026, Gubernur Aceh berharap Mubes berjalan lancar, jelas Miftah Tjut Adek.

Baca Juga :  ASN Mengajar Aceh Dapat Dukungan Penuh Dinas Pendidikan, Targetkan Anak Marginal di Lamteuba

“Wali Nanggroe bahkan berharap pembukaan Mubes MAA di Meuligo Wali Nanggroe, agar Paduka Yang Mulia Tengku Malik Mahmud, bisa langsung mendampingi kegiatan Mubes bersama seluruh jajaran majelis,” katanya.

Mubes MAA tahun 2026 dilaksanakan atas perintah Qanun Nomor 8 Tahun 2019 tentang Majelis Adat Aceh, bahkan pada pasal 26 ayat 1, meminta kepada pengurus MAA untuk melaksanakan Mubes, paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum berakhir masa kepengurusan MAA, yaitu sebelum tanggal 9 Mai 2026.

Sementara Ketua MAA, Prof. Yusri Yusuf, yang baru dilantik pada bulan September 2025, sebagai Ketua MAA pergantian antar waktu masa bakti 2021 – 2026, sebagai pengurus sisa waktu hingga 9 Mai 2026, hanya fokus pada penyelenggaraan Mubes untuk masa bakti 2026 – 2031, seperti perintah Qanun Nomor 8 tahun 2019.

Baca Juga :  Dapur MBG Seunuddon Dibuka, Wagub Dorong Gizi Anak Aceh

“Saya nengajak seluruh MAA kabupaten dan kota, MAA perwakilan serta seluruh peserta Mubes untuk mengsukseskan Mubes ini, agar MAA kuat dan bermartabat dalam menjaga adat istiiadat Aceh dalam keistimewaan Aceh, sehingga Aceh bisa bangkit menyejajarkan diri dengan bangsa lain di dunia,” sebut Prof. Yusri Yusuf.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

DWP Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Pante Lhong Bireuen, Warga Minta Pendampingan Hingga Pemulihan Tuntas

Pemerintah Aceh

Marlina Harap Kemendikdasmen Bantu Tingkatkan Kualitas PAUD Aceh 

News

Ketua TP PKK Aceh Tinjau Lokasi Jembatan Krueng Sawang yang Ambruk, Direncanakan Segera Dibangun Kembali

Pemerintah Aceh

Diklat PPIH Embarkasi Aceh 2026 Resmi Dibuka, Wagub: Petugas Haji Garda Terdepan

Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe Tegaskan Akses Layanan Kesehatan Harus Dibuka Luas bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh

News

Wagub Fadhlullah: Draft Revisi UUPA harus Segera Kita Serahkan ke DPR RI

News

Plt Sekda Pimpin Rapat Persiapan MCSP KPK: Ini Kerja Kolektif, Bukan Sekadar Kepatuhan

News

Bertemu Penasehat DWP, Marlina Muzakir minta Penguatan Dukungan terhadap UMKM dan Produk Kreatif Aceh