Home / Daerah

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Komite Peralihan Aceh Aceh Timur Ajak Masyarakat Jaga Perdamaian dan Stabilitas Daerah

mm Redaksi

Anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Aceh Timur, Sulaiman Saleh. Foto: Dok. Istimewa

Anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Aceh Timur, Sulaiman Saleh. Foto: Dok. Istimewa

Aceh Timur – Anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Aceh Timur, Sulaiman Saleh, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan merawat perdamaian yang telah terbangun di Provinsi Aceh.

Dalam keterangan kepada media, Minggu 8 Februari 2026, ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan persatuan masyarakat di Aceh merupakan kunci utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

Menurut Sulaiman Saleh, perdamaian yang dinikmati masyarakat Aceh saat ini merupakan hasil perjuangan panjang dan pengorbanan besar dari berbagai pihak. Karena itu, ia menilai seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk mempertahankan situasi kondusif yang telah terwujud sejak penandatanganan nota kesepahaman damai.

Baca Juga :  UIN Suna Gelar Bedah Buku Pengawas Sekolah untuk Dorong Literasi Pendidikan Aceh Utara

“Perdamaian ini adalah warisan berharga yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai perbedaan pandangan maupun kepentingan tertentu merusak persatuan yang sudah dibangun dengan susah payah,” ujar Sulaiman Saleh.

Baca Juga :  Ketua LPPOM MPU Aceh Serahkan Sertifikat Halal kepada 17 Pelaku Usaha Tenant Kantin RSUDZA

Ia juga menekankan bahwa perdamaian tidak hanya menjadi simbol berakhirnya konflik, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Stabilitas keamanan, kata dia, membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, serta kemajuan sektor pendidikan dan pembangunan infrastruktur.

Selain itu, Sulaiman Saleh mengajak generasi muda Aceh untuk memahami sejarah perjuangan daerah serta menanamkan nilai-nilai persatuan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, peran generasi muda sangat strategis dalam menjaga keberlanjutan perdamaian di masa depan.

Baca Juga :  TMMD Ke-126 di Bener Meriah Fokus Bangun Desa

Ia juga berharap seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, tokoh masyarakat, maupun organisasi kemasyarakatan, dapat terus bersinergi dalam memperkuat persatuan dan menghindari potensi konflik sosial.

“Perdamaian bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau kelompok tertentu, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat Aceh. Dengan kebersamaan, kita dapat menjaga Aceh tetap aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya. []

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

RAPI Lokal Baiturrahman Gelar Muslok ke-6, Indra Dwi Putra Terpilih Jadi Ketua Baru
Mualem

Daerah

Mualem Jajaki Teknologi Unggas Modern di Provinsi Henan

Daerah

Wali Nanggroe Temui Mendagri, Bahas Dana Otsus dan Arah Pembangunan Aceh

Daerah

WTP ke-11 Berturut, Bobby Ingatkan OPD Jaga Integritas Keuangan

Daerah

Kapolda Aceh Dukung Bakti Sosial TNI di Banda Aceh

Daerah

Wagub Aceh Minta Bantuan Rumah Rusak Berat Korban Banjir Dinaikkan Jadi Rp98 Juta per Unit

Daerah

Brigif TP 90/YGD Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan dan Ekonomi Masyarakat

Daerah

Kompolnas Apresiasi Polwan Rosita Rahayu atas Peran di Misi Perdamaian Aceh