Home / Aceh Besar

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:37 WIB

Bupati Aceh Besar Hadiri Pelantikan PGRI, Dorong Sekolah Nyaman dan Pelestarian Bahasa Aceh

mm Tiara Ayu Juneva

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris memberi sambutan pada pelantikan Pengurus PGRI dan Pengukuhan Bunda Guru Aceh Besar di Orion Hall, Kecamatan Darul Imarah, Jumat (6/2/2026) malam. Foto: Dok. MC Aceh Besar

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris memberi sambutan pada pelantikan Pengurus PGRI dan Pengukuhan Bunda Guru Aceh Besar di Orion Hall, Kecamatan Darul Imarah, Jumat (6/2/2026) malam. Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho — Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai pelantikan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Besar Periode 2025–2030 yang berlangsung di Orion Hall, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat malam (6/2/2026).

Dalam momentum tersebut, Ketua TP-PKK Aceh Besar Hj. Rita Mayasari resmi dikukuhkan sebagai Bunda Guru Aceh Besar. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua PGRI Aceh, Al Munzir, S.Pd., M.Si, usai pelantikan pengurus PGRI Aceh Besar.

Selempang Bunda Guru Aceh Besar kemudian dipakaikan oleh Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram), disaksikan Wakil Bupati Drs. H. Syukri A. Jalil, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si, unsur Forkopimda, Ketua MPD Prof. Mustanir Yahya, M.Sc, serta ratusan guru dari berbagai kecamatan.

Baca Juga :  Wabup Aceh Besar Serahkan Bantuan Darurat Korban Kebakaran

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada pengurus PGRI yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan energi, inovasi, dan kreativitas dalam mengawal dunia pendidikan di Aceh Besar.

“PGRI harus menjadi pelindung dan pengayom guru. Guru adalah kunci lahirnya generasi cerdas. Kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya,” ujar Syech Muharram.

Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan harmonis, baik bagi guru maupun peserta didik. Menurutnya, hubungan yang baik antara kepala sekolah dan guru menjadi fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Bupati juga mengungkapkan rencana peremajaan kepala sekolah di Aceh Besar dalam waktu dekat. Ia berharap rekomendasi PGRI menjadi pertimbangan penting dalam proses tersebut.

“Kepala sekolah harus menjadi teladan, bukan sosok yang menekan. Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman, bukan menakutkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Kafilah Aceh Besar Sajikan Kuah Beulangong di MTQ Pidie Jaya

Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya pemerataan layanan pendidikan hingga ke wilayah 3T dan kepulauan seperti Pulo Aceh, Lhoong, dan Lembah Seulawah. Ia menegaskan seluruh anak Aceh Besar berhak memperoleh pendidikan yang setara.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendukung Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat untuk keluarga kurang mampu. Dua lokasi telah disiapkan, salah satunya di Bukit Mesara, Kecamatan Kuta Cot Glie.

Bupati juga mendorong pelestarian Bahasa Aceh di lingkungan sekolah sebagai bagian dari penguatan kearifan lokal.
“Bek tuwo beuleu neupeureunoe bahasa Aceh. Tanyoe harus bangga dengoen bahasa droe,” ucapnya yang disambut tepuk tangan para guru.

Sementara itu, Ketua PGRI Aceh Al Munzir, S.Pd., M.Si, mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terhadap organisasi guru. Ia menegaskan PGRI merupakan organisasi profesi yang fokus pada peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan guru, termasuk pendampingan hukum.

Baca Juga :  Kadis Pertanian Aceh Besar Ikuti Rakor Monitoring Percepatan Optimalisasi Swasembada Pangan Nasional

Ketua PGRI Aceh Besar yang baru dilantik, Munadi, S.Pd.I., M.Pd, menyatakan komitmennya untuk membawa PGRI Aceh Besar berada di garda terdepan dalam membela guru dan mendukung program pemerintah daerah.

“Amanah ini bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada manusia, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Mari kita berbuat untuk PGRI dan dunia pendidikan,” ujarnya.

Dengan dikukuhkannya Bunda Guru Aceh Besar dan dilantiknya pengurus PGRI yang baru, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan PGRI semakin kuat dalam membangun pendidikan Aceh Besar yang berkarakter, berdaya saing, dan berakar pada nilai-nilai keacehan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Tiga Bakal Calon Keuchik Leu Ue Resmi Dapat Nomor Urut, Warga Diminta Jaga Kondusifitas Pilciksung

Aceh Besar

Diskominfo Aceh Besar Latih Operator Gampong Kelola Website

Aceh Besar

Kunjungi SDN Neusok, Camat Darul Kamal Tekankan Pentingnya Lingkungan Sekolah Ramah Anak

Aceh Besar

Fokus Pertanian dan Infrastruktur Ekonomi, Musrenbang Sukamakmur Ajukan Program Prioritas 2027

Aceh Besar

Musrenbang Seulimuem Fokus Infrastruktur dan Ekonomi Masyarakat untuk RKPD 2027

Aceh Besar

Peukan Bada Resmikan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP)

Aceh Besar

Syech Muharram Tegaskan Tidak Ada Perayaan Tahun Baru Masehi di Aceh Besar

Aceh Besar

Aceh Besar Fokus Prioritaskan Infrastruktur dan Penurunan Stunting di Musrenbang Kuta Malaka 2027