Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:00 WIB

Pemerintah Pusat Revitalisasi SMK dan SLB Terdampak Bencana di Aceh

mm Redaksi

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Aceh, Dahlawi, S.Kom., M.Si., memberikan arahan kepada peserta Revitalisasi unsur Kepala Sekolah SMK dan SLB dalam proses penghitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB), Jumat (30/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Aceh, Dahlawi, S.Kom., M.Si., memberikan arahan kepada peserta Revitalisasi unsur Kepala Sekolah SMK dan SLB dalam proses penghitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB), Jumat (30/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Upaya pemerintah pusat dalam memulihkan dunia pendidikan di Aceh kembali menunjukkan komitmen nyata. Program revitalisasi sekolah terdampak bencana menjadi angin segar bagi kebangkitan pendidikan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) revitalisasi sekolah ini berlangsung di Banda Aceh pada 28 hingga 31 Januari 2026, atas inisiatif Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Program ini menyasar satuan pendidikan yang terdampak bencana, khususnya SMK dan SLB di seluruh Aceh.

Baca Juga :  Plt Sekda Lepas Kontingen FORNAS 2025 ke NTB, Bawa Misi Budaya dan Sportivitas

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, Dahlawi, S.Kom., M.Si., menyampaikan bahwa penandatanganan PKS tersebut menjadi momentum penting dan harapan baru bagi pemulihan pendidikan di Aceh, Jumat (30/1/2026).

“Penandatanganan perjanjian kerja sama hari ini menjadi harapan baru untuk bangkitnya pendidikan Aceh. Program ini tidak hanya memulihkan sarana pendidikan, tetapi juga akan menjadi sumber mata pencaharian bagi sebagian rakyat Aceh,” ujar Dahlawi,

Menurutnya, dampak bencana yang terjadi sebelumnya telah menyebabkan hampir seluruh SMK dan SLB di Aceh mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga kerusakan berat. Kondisi tersebut sangat mempengaruhi proses belajar mengajar serta kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus maupun siswa kejuruan.

Baca Juga :  Wagub Aceh Ikuti Rakornas TPAKD 2025, Perkuat UMKM Daerah

Dahlawi menegaskan bahwa program revitalisasi ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap daerah yang terdampak bencana, khususnya dalam sektor pendidikan.

“Revitalisasi ini membawa harapan baru bagi pendidikan Aceh. Dengan program revitalisasi, kami berharap pendidikan di Aceh segera pulih, dan ke depannya pendidikan Aceh akan lebih maju serta setara dengan daerah lainnya di Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  DWP Aceh Gelar Semarak HUT RI ke-80 dengan Beragam Kegiatan Menarik

Dahlawi menambahkan, melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, revitalisasi sarana dan prasarana sekolah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, mempercepat pemulihan pascabencana, serta mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat sekitar sekolah.

“Ia menekankan bahwa sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor kunci keberhasilan revitalisasi, sehingga sekolah dapat kembali berfungsi optimal sebagai pusat pendidikan sekaligus penggerak pemulihan ekonomi masyarakat sekitar,” tutupnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031
Wagub

Pemerintah Aceh

Dipenutupan, Wagub Ajak Masyarakat Aceh Membumikan Nilai Al-Qur’an

Pemerintah Aceh

M. Nasir Buka Forum Konsultasi Publik RKPA 2027, Dorong Pembangunan Tangguh dan Sinergi Pusat-Daerah

Pendidikan

UIN KHAS Jember Jalin Kerja Sama dengan Erasmus Taalcentrum untuk Perkuat Reputasi Internasional

Daerah

Sekda Aceh Instruksikan Penguatan Layanan Kesehatan Darurat di 9 Kabupaten Terdampak Banjir

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Dukung Penguatan Gerakan PKK sebagai Mitra Pembangunan Daerah

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh: Penguatan SDM Vokasi Jadi Kunci Daya Saing Global

Pendidikan

Bupati Mirwan Resmikan Sekolah Rakyat di Aceh Selatan, Wujudkan Akses Pendidikan untuk Keluarga Miskin