Home / Daerah

Senin, 12 Januari 2026 - 12:27 WIB

Dinsos Aceh Gelar Dzikir dan Doa, Wujud Empati untuk Masyarakat Terdampak Bencana

mm Redaksi

Pegawai Dinas Sosial Aceh bersama relawan mengikuti dzikir dan doa bersama untuk korban bencana hidrometeorologi di lingkungan Kantor Dinsos Aceh, Senin (12/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Pegawai Dinas Sosial Aceh bersama relawan mengikuti dzikir dan doa bersama untuk korban bencana hidrometeorologi di lingkungan Kantor Dinsos Aceh, Senin (12/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Dinas Sosial Aceh menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026, di lingkungan Dinas Sosial Aceh, sebagai bentuk ikhtiar batin dan solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Ustadz H. Zul Arafah, Pimpinan Majelis Dzikir Arafah, serta diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Sosial Aceh yang berjumlah 246 orang, bersama relawan sosial dan mitra kebencanaan.

Baca Juga :  Peduli Sesama, Pemuda Pancasila Bener Meriah Bersama Donatur Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan sosial dan spiritual dalam penanganan bencana.

“Bencana bukan hanya soal kerusakan fisik, tapi juga luka batin dan beban psikologis masyarakat. Melalui dzikir dan doa bersama ini, kita ingin menguatkan mereka secara rohani, sekaligus menguatkan diri kita agar tetap ikhlas dan tangguh dalam melayani,” ujar Chaidir.

Baca Juga :  Illiza Tinjau Tiga Desa Terparah di Peusangan, Bantu Bersihkan Masjid dan Salurkan Logistik

Ia menegaskan, Dinas Sosial Aceh terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat terdampak, baik melalui bantuan logistik, layanan psikososial, maupun pendampingan sosial.

“Sesuai dengan semangat Dinsos Hadir Melayani Aceh, kami tidak hanya bergerak dalam bantuan materi, tetapi juga memberi dukungan moral dan spiritual. Kita ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.

Chaidir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menghadapi musibah.

Baca Juga :  PMI Kabupaten Pidie Jaya Akan Gelar Musyawarah Kabupaten Ke-IV dan Buka Pendaftaran Calon Ketua Baru 

“Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Dengan kebersamaan, solidaritas, dan doa, insya Allah Aceh dan Sumatera akan bangkit lebih kuat,” tuturnya.

Kegiatan dzikir dan doa bersama ini menjadi simbol kepedulian dan empati, sekaligus pengingat bahwa dalam setiap ikhtiar kemanusiaan, doa tetap menjadi kekuatan utama untuk memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT bagi seluruh masyarakat terdampak bencana.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Kapolda Aceh

Daerah

Kapolda Aceh Tekankan Sinergi dan Iklim Investasi Aman

Daerah

RTLH TMMD Abdya Disertai Bantuan Usaha

Daerah

Polres Aceh Tengah, Wujudkan Keinginan Ibu Hamil Keliling Kota dengan Mobil Polisi.
Pangdam IM

Daerah

Pangdam IM Joko Hadi Silaturahmi ke Bireuen

Daerah

Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Dampingi Mendagri Kunjungan ke Bener Meriah dan Aceh Tengah

Daerah

Terkait Pembukaan Tol Sibanceh untuk Calon Jemaah Haji, Hutama Karya Tunggu Arahan Kementerian PU
Ket foto: Personel Satlantas Polres Bener Meriah bersama Polsek Pintu Rime Gayo melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi banjir Jalan Takengon–Bireuen, Kampung Weh Porak.(Dok: Ist)

Daerah

Satlantas Polres Bener Meriah Amankan Arus Lalin di Lokasi Banjir Weh Porak

Daerah

Sosok Putra Pidie Jaya Terpilih Sebagai Kasat Resnarkoba Terbaik se-Polda Aceh