Home / Kesehatan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 18:09 WIB

Cuci Darah Dua Kali Seminggu, JKN Menjadi Penyelamat Hidup Syahril

mm Redaksi

Syahril Arus (69), peserta JKN asal Lhokseumawe, menjalani hemodialisa rutin dengan layanan penuh dari BPJS Kesehatan. Foto: Dok. Istimewa

Syahril Arus (69), peserta JKN asal Lhokseumawe, menjalani hemodialisa rutin dengan layanan penuh dari BPJS Kesehatan. Foto: Dok. Istimewa

Lhokseumawe – Hemodialisa merupakan prosedur medis yang berfungsi menggantikan peran ginjal dalam menyaring darah dari sisa metabolisme, racun, dan zat lainnya di dalam tubuh. Prosedur ini harus dilakukan secara rutin seumur hidup karena ginjal tidak lagi bekerja optimal. Biaya yang besar dan frekuensi tindakan yang tinggi sering kali menjadi tantangan besar bagi pasien.

Namun, kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS Kesehatan telah menjadi harapan dan solusi nyata bagi banyak orang, termasuk Syahril Arus (69), seorang pensiunan pegawai asal Desa Paya Punteuet, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

“Saya mulai menjalani hemodialisa sejak lama. Awalnya saya sangat terpukul karena tahu pengobatan ini tidak bisa berhenti dan biayanya sangat besar,” ujar Syahril saat ditemui Tim Jamkesnews di ruang instalasi hemodialisa salah satu klinik utama hemodialisa di Kota Lhokseumawe.

Baca Juga :  Kolang-Kaling Bukan Sekadar Takjil, Ini Segudang Manfaatnya!

Sebagai peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) untuk pensiunan, Syahril merasa sangat terbantu. Ia menjalani dua kali cuci darah setiap minggu dan seluruh biaya layanan, obat-obatan, hingga tindakan medis ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.

“Kalau dihitung, biaya cuci darah bisa mencapai jutaan rupiah setiap bulan. Tapi sejak menjadi peserta JKN, saya tidak pernah lagi memikirkan soal biaya. Saya bisa fokus pada kesehatan dan tetap menjalani hidup dengan semangat,” tambahnya.

Menurut Syahril, di manapun fasilitas kesehatan (faskes) tempat ia berobat, ia selalu mendapat pelayanan tanpa diskriminasi. Tenaga medis melayani dengan ramah dan profesional.

Baca Juga :  Manfaatkan Program JKN, Maryana Terbantu Saat Jalani Pengobatan

“Setiap saya datang untuk cuci darah, saya disambut dengan ramah oleh perawat dan dokter. Mereka tahu saya sudah lama menjalani ini dan mereka selalu memberi semangat. Itu sangat berarti,” ucapnya.

Syahril adalah bukti nyata bahwa Program JKN benar-benar menyelamatkan hidup dan memberikan harapan bagi masyarakat. Ia bahkan aktif mengajak sesama pensiunan agar memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan.

“Saya selalu bilang ke teman-teman pensiunan, jangan ragu pakai BPJS Kesehatan. Ini benar-benar sangat membantu, bahkan bisa jadi penyelamat hidup. Terbayang kalau tidak ada BPJS Kesehatan, berapa banyak masyarakat kesulitan berobat, apalagi untuk penyakit kronis seperti yang saya alami,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mau Melahirkan Gratis? Cek Alur dan Syaratnya Pakai BPJS Kesehatan

Bagi Syahril, JKN telah menjadi teman perjalanan dalam menjaga kesehatan. Layanan yang mudah diakses, tenaga medis yang sigap, serta jaminan biaya yang ditanggung penuh memberikan ketenangan dan harapan.

“Saya berharap program ini akan selalu ada karena sangat membantu masyarakat yang berjuang untuk sembuh,” pungkasnya.

Syahril juga berharap Program JKN dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas akses bagi peserta di seluruh Indonesia. Ia yakin, dengan dukungan yang tepat, pasien gagal ginjal seperti dirinya tetap bisa menjalani hidup secara produktif.

“Saya berharap BPJS Kesehatan tetap ada dan semakin baik ke depannya. Layanannya makin baik dan makin mudah diakses, supaya lebih banyak orang merasakan manfaat seperti saya,” tutup Syahril.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Daun Pandan Bisa Lawan Kanker? Yuk Cari Tahu Khasiat Lengkapnya!

Kesehatan

Lengkuas Bukan Rempah Biasa! Ini 5 Manfaat Kesehatannya yang Keren

Kesehatan

Biar Nggak Cepet Tua, Minum Teh Hijau Yuk! Ini Manfaatnya Buat Tubuh

Aceh Besar

HUT ke-80 Persit, Ketua TP-PKK Aceh Besar Tinjau Lomba Posyandu Cempaka Rindam IM

Kesehatan

MBG Banda Aceh Kembali Normal, 95.593 Porsi Makanan Bergizi Disalurkan Pasca Idul Fitri

Kesehatan

Lawan Penyakit Hipertensi, Program JKN Ringankan Hasfansyah Berobat

Kesehatan

Musim Hujan Datang, Waspadai Demam Berdarah Dengue (DBD) yang Mengintai!

Daerah

Sinergi Pemkab Simeulue dan BPJS Kesehatan Perkuat Implementasi Jaminan Kesehatan Aceh