Home / Daerah

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:08 WIB

Disdik Dayah Banda Aceh Kunjungi Dayah Mishrul Huda Malikussaleh, Serahkan Kurikulum dan Serap Aspirasi

mm Redaksi

Jajaran Disdik Dayah Kota Banda Aceh saat bersilaturahmi dan menyerahkan kurikulum kepada pimpinan Dayah Mishrul Huda Malikussaleh di Kecamatan Jaya Baru, Senin (15/12/2025). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Jajaran Disdik Dayah Kota Banda Aceh saat bersilaturahmi dan menyerahkan kurikulum kepada pimpinan Dayah Mishrul Huda Malikussaleh di Kecamatan Jaya Baru, Senin (15/12/2025). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus menyerahkan kurikulum dayah, jajaran Dinas Pendidikan Dayah (Disdik Dayah) Kota Banda Aceh mengunjungi Dayah Mishrul Huda Malikussaleh di Gampong Lamjame, Kecamatan Jaya Baru, Senin (15/12/2025).

Rombongan dipimpin oleh Sekretaris Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Drs. Rahmat Khadafi, MM, bersama para kepala bidang dan jabatan fungsional. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Pimpinan Dayah, Waled Rusli Daud, S.HI., M.Ag, yang akrab disapa Abu Panton, dengan jamuan khas berupa bulukat dan kopi.

Baca Juga :  Polsek Pintu Rime Gayo Imbau Warga Kibarkan Merah Putih dan Tingkatkan Kewaspadaan Sambut HUT RI ke-80

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Khadafi menanyakan langsung kondisi santri, dewan guru, serta dampak bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah terhadap aktivitas pendidikan di Dayah Mishrul Huda Malikussaleh.

Abu Panton menjelaskan bahwa meski tidak terdampak banjir secara langsung, aktivitas dayah ikut terganggu akibat krisis air bersih yang dipicu oleh pemadaman listrik bergilir pascabanjir. Kondisi ini membuat santri harus diantar-jemput demi menjaga kelangsungan proses belajar mengajar.

Baca Juga :  PLN Aceh dan Kodam IM Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan

“Pendidikan di dayah harus tetap berjalan meskipun dalam keterbatasan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebanyak tujuh orang dewan guru terdampak langsung bencana, karena berasal dari daerah yang dilanda banjir bandang, seperti Panton Labu dan Gampong Seunedon, Kabupaten Aceh Utara.

Baca Juga :  Garuda Indonesia Aceh Jalin Kerja Sama dengan Kodam Iskandar Muda untuk Prajurit

Menanggapi hal tersebut, jajaran Disdik Dayah Kota Banda Aceh menyampaikan rasa prihatin dan empati atas musibah yang menimpa para guru dayah, termasuk kondisi rumah mereka yang terdampak banjir.

“Kita doakan semoga ada hikmah di balik musibah ini dan kondisi segera pulih sehingga proses pendidikan dapat kembali berjalan normal,” ujar Rahmat Khadafi.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Anggaran BTT Pidie Jaya Dipertanyakan, Aliansi Pemuda Pidie Jaya : Setiap Rupiah Harus Di pertanggung Jawaban Ke Publik

Daerah

Pemerintah Aceh Usul Bangun Sekolah Unggul Garuda Baru di Kuta Malaka Aceh Besar

Daerah

Antisipasi Balap Liar, Polres Aceh Tengah Gencarkan Patroli Gabungan

Daerah

Dermaga Rusak, Ganggu Akses dan Ekonomi Warga Masyarakat Pulau Siumat

Daerah

Sampaikan Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Rakyat Bener Meriah : “Jangan Biarkan Swadaya Warga Menjadi Simbol Ketidakhadiran Negara”

Daerah

Komisi III DPRK Minta Pemko Banda Aceh Anggarkan Dana untuk Perawatan Rusunawa

Daerah

36 Warga Aceh Terima Bantuan Kaki Palsu dari Baitul Mal Aceh, Didukung Dana Zakat Rp600 Juta

Daerah

Wereng Serang Sawah di Aceh Utara, Dinas Pertanian Lakukan Penyemprotan Massal