Home / Daerah

Rabu, 19 November 2025 - 08:00 WIB

Kapolda Aceh Tegaskan Pembinaan Polisi Bernilai Syariat

mm Redaksi

Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali berikan materi di Gedung Serba Guna SPN Polda Aceh, pada Minggu, 16 November lalu. DOK. POLDA ACEH

Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali berikan materi di Gedung Serba Guna SPN Polda Aceh, pada Minggu, 16 November lalu. DOK. POLDA ACEH

Banda Aceh – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menegaskan komitmennya memperkuat proses pembentukan personel Polri agar lebih profesional, berintegritas, dan berakar pada kearifan lokal serta nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas masyarakat Aceh.

Penegasan tersebut disampaikan setelah kegiatan pembekalan kearifan lokal bagi Serdik Diktukba Polri T.A. 2025 di SPN Polda Aceh, Selasa, 18 November 2025. Pembekalan berlangsung pada Minggu, 16 November, di Gedung Serba Guna SPN Polda Aceh, dengan materi disampaikan oleh Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali.

Baca Juga :  DP3AKB Bener Meriah Dorong Peran Ayah Lewat Program Gerakan Ayah Teladan

Para siswa didik menerima materi mengenai ajaran menyimpang dan bahayanya aliran sesat, termasuk sikap menolak Rukun Iman, mengingkari sebagian Rukun Islam, meragukan kemurnian Al-Qur’an, hingga tidak mengakui Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir. Materi muamalat juga diberikan, seperti bahaya riba, hukum pinjam meminjam, perjanjian gadai, dan ketentuan kredit perbankan.

Kapolda Aceh menyebut keterlibatan MPU merupakan langkah penting dalam membentuk karakter calon polisi. Ia menilai tugas kepolisian di Aceh tidak hanya mengenai penegakan hukum, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap kultur masyarakat serta nilai-nilai syar’i yang hidup sehari-hari.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Ajak Generasi Muda Lawan Narkoba Lewat Sport

“Pembekalan seperti ini menjadi bagian dari upaya kami agar lahir polisi-polisi yang tidak hanya cakap secara taktis dan teknis, tetapi juga matang secara moral dan spiritual,” ujar Kapolda.

Ia menambahkan, Aceh sebagai daerah bersyariat menuntut anggota Polri memahami konteks budaya dan nilai masyarakatnya agar kehadiran mereka benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan.

Abituren Akabri 1991 itu juga mengapresiasi MPU Aceh atas konsistensinya mendukung SPN Polda Aceh dalam memperkuat fondasi moral calon polisi. Menurutnya, kolaborasi tersebut mempertegas arah pembinaan Polri Aceh yang humanis, responsif, serta memiliki sensitivitas tinggi terhadap nilai agama dan adat istiadat.

Baca Juga :  Komisi I DPRA Ingin Tata Dapil, Simeulue Kemungkinan Jadi Dapil Khusus

“Kita semakin optimis bahwa generasi baru personel Polri yang lahir dari SPN Polda Aceh kelak tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, menjunjung nilai-nilai lokal, dan mampu berkontribusi secara konstruktif dalam menjaga keamanan serta keharmonisan masyarakat di Tanah Rencong,” pungkasnya.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Dibandingkan Tahun Sebelumnya, Angka Kecelakaan Hari Kedelapan Ops Ketupat Seulawah 2025 Menurun

Daerah

Wujud Kepedulian Babinsa Koramil 04/Bintang Melalui Kegiatan Komsos Bersama Aparatur Kampung

Daerah

Dek Fadh Jadi Plh Gubernur Aceh, Lalu Apa Tugas & Wewenangnya? Berikut Penjelasannya

Daerah

Mualem Resmikan Aceh Perkusi 2025 di Monumen Samudera Pasai

Daerah

Pemerintah Aceh Sinergi Bersama KPK Menegaskan Komit Dalam Upaya Berantasan Korupsi

Daerah

Babinsa Koramil 01/Bandar Galakkan Jum’at Bersih Bersama Warga, Perkuat Budaya Gotong Royong

Daerah

Warkop Akhi Kupi Lubok Batee Hadir dengan Sentuhan Lokal dan Semangat Gotong Royong

Daerah

HIPMI, Kadin, dan IWAPI Kolaborasi Dukung Pemulihan Aceh: Sekda M. Nasir Paparkan Kondisi Terbaru Bencana