Home / Peristiwa / Politik

Rabu, 14 Mei 2025 - 10:21 WIB

Lumrah Dalam Olah Raga Menggunakan Celana Pendek, Seperti Sepak Bola, Begitu Juga Lomba Lari

Redaksi

Tarmizi Age. Foto: Dok. Pribadi/AcehNow

Tarmizi Age. Foto: Dok. Pribadi/AcehNow

Banda Aceh – Acara Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) yang baru saja selesai digelar di Aceh mendapatkan sambutan hangat. Para peserta datang dari berbagai daerah, menurut Tarmizi Age, Ketua Influencer Badan Pemenangan Aceh (BPA) untuk pasangan Mualem-Dek Fad.

Acara tersebut juga membawa berkah bagi pelaku UMKM, termasuk sektor perhotelan. Dengan kehadiran sekitar 1.400 peserta yang masing-masing diperkirakan membelanjakan uang antara 3 hingga 5 juta rupiah, Aceh menerima aliran dana segar sebesar 3 hingga 5 miliar rupiah.

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah (Dek Fad), secara resmi membuka ajang FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, pada Minggu (11/5/2025). Acara ini merupakan lomba lari berskala nasional yang diselenggarakan oleh FKIJK Provinsi Aceh bersama seluruh pelaku industri jasa keuangan di Tanah Rencong.

Baca Juga :  Fadhlullah: Gerindra Konsisten Bantu Rakyat, Kesehatan Prioritas Utama

Menanggapi kritik dari sebagian pihak, Tarmizi mengatakan bahwa hal itu biasa saja. “Di mana pun di dunia ini, olahraga seperti sepak bola memang dimainkan dengan celana pendek, begitu juga dengan olahraga lari. Namun, kalau ada peserta yang memilih menggunakan celana di bawah lutut pun tidak ada larangan—itu pilihan masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga :  Satreskrim Polresta Banda Aceh Kejar Tersangka Penipuan Jual Beli Mobil Online hingga Tangerang

Sebagai perantau yang pernah menetap hingga ke Denmark, Tarmizi mengaku belum pernah melihat sepak bola dimainkan dengan sarung atau pelari yang berlari mengenakan pakaian serupa. “Bukan berarti semua cara dibenarkan, tapi ini kan olahraga. Kalau begitu caranya, ya Aceh jangan adakan olahraga sekalian,” ujarnya dengan nada bercanda.

Ke depan, ia mengaku mendengar bahwa akan ada lebih banyak event olahraga, bahkan yang berskala internasional, digelar di Aceh. “Agar dunia tahu bahwa ini Aceh,” ujar pria yang akrab disapa Mukarram itu.

Baca Juga :  Dewan Dorong Peningkatan Status Puskesmas Kopelma Darussalam jadi BLUD

“Kita ingin Aceh terbuka bagi dunia. Siapa saja boleh datang ke Aceh. Jangan jadi bangsa yang minder dan menolak kemajuan. Kalau ada pemimpin yang ingin membawa Aceh dikenal di mancanegara, patut kita syukuri—karena kita sendiri mungkin belum mampu melakukan itu,” tambahnya.

Sebagai penutup, Tarmizi mengucapkan selamat kepada Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fad) karena telah membuka peluang ekonomi baru untuk masyarakat Aceh.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Karhutla di Aceh Barat Belum Padam, Wabup Said Fadheil Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran

Daerah

Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Eks Kombatan Aceh Rayeuk Gelar Syukuran dan Doa Bersama

Politik

DPR RI Setujui Tambahan Anggaran Kemenpora 2026 Sebesar Rp3,46 Triliun

Politik

Satgas PKH Bobol Rekor, 3,3 Juta Hektar Lahan Direbut!

News

Habiburokhman: DPR Capek Bikin Undang-Undang, tapi Gampang Dipatahkan MK

Politik

Hangatnya Diplomasi: Presiden Prabowo Jamuan Malam Bersama Macron di Istana Élysée

Politik

Menhan RI dan Jepang Sepakati Kerja Sama Strategis Pertahanan

News

Kemenag Bakal Perkuat Peran Penyuluh Agama dengan Regulasi Baru