Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Aceh Jajaki Dukungan Tenaga Ahli Singapura untuk Pembangunan Infrastruktur

mm Redaksi

Delegasi Wali Nanggroe Aceh menggelar pertemuan dengan Konsul Jenderal Republik Singapura di Medan untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia, investasi, dan pariwisata Aceh, Rabu (14/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Delegasi Wali Nanggroe Aceh menggelar pertemuan dengan Konsul Jenderal Republik Singapura di Medan untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia, investasi, dan pariwisata Aceh, Rabu (14/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Medan – Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, bergerak cepat mengonkretkan sejumlah peluang kerja sama strategis dengan Pemerintah Singapura. Langkah ini ditandai melalui pertemuan bilateral langsung dengan Konsul Jenderal Republik Singapura, Dr. Edmund Chia, di Kantor Konsulat Jenderal Singapura di Medan, Sumatera Utara, Rabu 14 Oktober 2026.

Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris dalam keterangannya menyebutkan, pertemuan itu menjadi momentum penting untuk menindaklanjuti hubungan historis kedua pihak ke dalam program kolaborasi yang lebih nyata, terutama di sektor pendidikan, investasi, pembangunan ekonomi, infrastruktur, dan pariwisata.

Baca Juga :  Aceh dan DPSMAI Bahas Investasi Berkelanjutan di Berbagai Sektor

Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, menegaskan bahwa Aceh fokus pada langkah-langkah implementatif untuk mendorong kemajuan daerah.

Di sektor pendidikan, target konkret yang dibidik adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aceh. Sementara di bidang ekonomi dan infrastruktur, Aceh bersiap mengadopsi cetak biru keberhasilan Singapura.

“Kita dapat belajar dari Singapura mengenai bagaimana membangun ekonomi dan infrastruktur. Jika memungkinkan, kita juga dapat meminta dukungan tenaga ahli dari Singapura untuk membantu proses pembangunan di Aceh secara langsung,” ujar Wali Nanggroe.

Baca Juga :  Sekda Aceh Pimpin Rapat Penyusunan R3P Pascabencana Hidrometeorologi di 18 Kabupaten/Kota

Selain itu, kerja sama konkret juga diarahkan pada optimalisasi sektor pariwisata Aceh. Wali Nanggroe menilai pengalaman Singapura dalam mengelola destinasi global akan dijadikan referensi utama untuk memperkuat tata kelola pariwisata daerah, meningkatkan daya tarik destinasi, sekaligus membuka keran investasi baru yang berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

Konsul Jenderal Singapura, Dr. Edmund Chia, menyambut positif komitmen konkret dari Aceh tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan kesempatan terbaik untuk memetakan proyeksi kerja sama yang saling menguntungkan, dengan fokus utama pada pariwisata, investasi, dan pendidikan.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Ucapkan Selamat ke Mendagri atas Anugerah Adat

Untuk memastikan rencana kolaborasi ini berjalan taktis, Wali Nanggroe membawa serta tim delegasi yang terdiri dari Staf Khusus bidang Diplomasi dan Kerja Sama Internasional, Dr. Mohammad Raviq; Kepala Seksi Pengembangan Promosi Investasi DPMPTSP Aceh, Abel Muhammad Agung, M.Sc.; serta akademisi asal Aceh, Mohammad Adzannie Bessania.[]

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Mendagri dan Wagub Aceh Tinjau Infrastruktur Rusak di Bener Meriah dan Aceh Tengah, serahkan Bantuan Korban Bencana

Pemerintah Aceh

Wagub dan Mendikdasmen Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMK Muhammadiyah Banda Aceh

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Lepas Tim Safari Ramadhan 2026, Bawa Misi Dukungan Moral dan Santunan Anak Yatim

Pemerintah Aceh

Soroti Dugaan Kejanggalan Pendapatan, SAPA Minta Audit Independen Aset Masjid Raya Baiturrahman

Pemerintah Aceh

Taufik Hadiri Maulid Nabi di Dayah Darul Musthafa Cot Madhi

Pemerintah Aceh

Pemprov Aceh Siapkan Relawan ASN Tahap II, Fokus Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Ekbis

Gubernur Aceh Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital dalam RUPS Bank Aceh Syariah

Daerah

Ketua TP PKK Aceh Tembus Pedalaman Lokop via Heli TNI AU, Salurkan Bantuan Lebih dari 2 Ton