Home / Pemerintah Aceh

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:07 WIB

Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara-80, Mualem Apresiasi Dedikasi Polri

mm Redaksi

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Merah Mapolda Aceh, Rabu (1/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Merah Mapolda Aceh, Rabu (1/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. “Saya mengapresiasi dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Rabu (1/7/2026).

Gubernur Mualem mengatakan Polri adalah mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program pembangunan. Bahkan, ia melanjutkan, Polda Aceh telah mengedepankan kearifan lokal dalam menjalankan tugas dan fungsinya. “Pada penamaan pun sekarang telah menjadi Polda Aceh Meutuah,” kata Mualem lagi.

Baca Juga :  Diklat PPIH Embarkasi Aceh 2026 Resmi Dibuka, Wagub: Petugas Haji Garda Terdepan

Menurut Mualem, Polda Aceh telah mewujudkan integrasi antara kebijakan nasional, arahan kepemimpinan, dan kearifan lokal Aceh. “Menjadi filosofi kepolisian yang berakar pada budaya, berlandaskan syariat, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” katanya.

Gubernur Mualem menambahkan bahwa apa yang telah dilaksanakan Polri, khususnya Polda Aceh, adalah bagian dari pola kolaborasi pentahelix yang melibatkan lima pemangku kepentingan utama dalam pembangunan dan pemecahan masalah publik.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Luncurkan Aplikasi SIKULA, Dorong Digitalisasi Pengelolaan Tugas Belajar ASN

Disebutkan, pentahelix berangkat dari gagasan bahwa tidak ada satu sektor pun yang mampu menyelesaikan masalah kompleks sendirian. “Sinergi kelima unsur (pemerintah (termasuk kepolisian), akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media) menjadi kunci untuk mencapai tujuan bersama yang efektif dan berkelanjutan,” katanya.

Adapun peran lima unsur tersebut adalah pemerintah (termasuk kepolisian) sebagai regulator, fasilitator, dan perencana kebijakan; akademisi yang berkontribusi melalui penelitian, inovasi, dan penyediaan data ilmiah; dunia usaha sebagai penyedia modal, teknologi, dan keahlian manajerial, sekaligus pelaksana proyek; masyarakat yang mewakili kebutuhan, aspirasi, dan partisipasi publik; dan media yang menyebarluaskan informasi, mengedukasi publik, serta membangun opini positif.

Baca Juga :  Kloter Perdana Jemaah Haji Aceh 2026 Diberangkatkan, Muzakir Manaf Tekankan Kesiapan Fisik dan Mental

Karena itu, Mualem mengatakan kolaborasi dari berbagai unsur tersebut akan menjadi kunci keberhasilan dalam membangun daerah. “Sehingga, penguatan kerjasama yang baik itu perlu dijalankan terus. Sehingga Aceh tidak hanya aman tetapi juga nyaman. Ekonomi akan bertumbuh, dan rakyat sejahtera,” katanya. []

 

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Kunjungi Sekolah Darurat Tanoh Jamboe Aye, Bunda Guru Aceh Beri Motivasi Siswa Terdampak Bencana

Pemerintah Aceh

Ketua TP PKK Aceh Tembus Pelosok Aceh Timur, Salurkan Bantuan dan Layanan Medis ke Gampong Blang Seunong

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Saksikan Akad Pembangunan Gedung Pendidikan Arab

Daerah

Wagub Aceh Segera Bersurat ke Kemenkeu soal Pengelolaan Lahan dan Pelabuhan Kawasan KEK Arun

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Tekankan Kekompakan Fokusgampi Hadapi Mubes

Pemerintah Aceh

Wagub dan Mendikdasmen Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMK Muhammadiyah Banda Aceh

Pemerintah Aceh

Mualem Takziah ke Rumah Duka Alm. Tgk H.Nuruddin Bin Tgk H.Hasan (Ayah Haji Keutapang-Nisam) 

Pemerintah Aceh

Mendagri Didampingi Wagub Aceh Bahas Percepatan Pemulihan Infrastruktur di Bener Meriah