Home / Daerah / Simeulue

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:38 WIB

Tokoh Partai Aceh dan KPA Simeulue Gelar Rapat Internal Bahas Konsolidasi Organisasi

mm Agus Muliadi

Sejumlah tokoh senior Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh (KPA) Kabupaten Simeulue menggelar rapat internal sebagai bentuk konsolidasi organisasi. (Foto: Dok, AgusMuliadi/Acehnow).

Sejumlah tokoh senior Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh (KPA) Kabupaten Simeulue menggelar rapat internal sebagai bentuk konsolidasi organisasi. (Foto: Dok, AgusMuliadi/Acehnow).

SIMEULUE – Sejumlah tokoh senior Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh (KPA) Kabupaten Simeulue menggelar rapat internal sebagai bentuk konsolidasi organisasi guna memperkuat soliditas dan menjaga marwah perjuangan Partai Aceh serta KPA di Kabupaten Simeulue. Sabtu, (06/06/2026)

Rapat yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan KPA Wilayah Simeulue, Dewan Penasehat KPA Simeulue, para Panglima Daerah, Panglima Sagoe, pengurus Partai Aceh, serta sejumlah tokoh dan simpatisan Partai Aceh dan KPA.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta rapat membahas berbagai persoalan yang berkembang di tengah organisasi, termasuk dinamika internal yang belakangan menjadi perhatian publik yakni pergantian Panglima KPA yang dinilai tidak sesuai dengan aturan Organisasi.

Para tokoh menegaskan pentingnya menjaga persatuan, kekompakan, dan solidaritas seluruh kader agar tidak mudah terpecah oleh kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Baca Juga :  Sekda Aceh Terjebak Longsor di Putri Betung Gayo Lues Saat Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor

Dalam kesempatan yang sama, peserta rapat juga menegaskan dukungan penuh terhadap Ketua KPA Wilayah Simeulue, Hermansyah alias Man Cobra. Mereka menilai kepemimpinan Hermansyah selama ini telah membawa dampak positif bagi KPA maupun Partai Aceh di Simeulue.

“Kami tetap mendukung Saudara Hermansyah alias Man Cobra sebagai Ketua KPA Wilayah Simeulue. Selama kepemimpinannya, organisasi berjalan lebih terbuka, transparan, dan akuntabel. Selain itu, beliau merupakan putra asli Simeulue yang memahami kondisi daerah dan mampu menjaga kekompakan kader,” ungkap salah seorang tokoh yang hadir.

Tgk. Hendri Wedi Mantan Ketua Partai Aceh (PA) saat sedang memberikan arahan dan bimbingan.

Tgk. Hendri Wedi Salah seorang tokoh Partai Aceh, yang hadir dalam rapat tersebut menegaskan bahwa Partai Aceh dan KPA merupakan organisasi perjuangan yang dibangun melalui pengorbanan panjang, sehingga seluruh kader memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kehormatan dan kewibawaan organisasi.

Baca Juga :  Siswa MAN 2 Mojokerto Lolos Gakusei Kenshuu 2025, Wakili Madrasah di Jepang

“Partai Aceh dan KPA adalah rumah besar perjuangan rakyat Aceh. Karena itu, setiap persoalan harus diselesaikan melalui mekanisme organisasi yang benar, bukan dengan tindakan yang dapat menimbulkan perpecahan di tengah kader dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Panglima KPA Simeulue  Tgk. Hermansyah dikonfirmasi media ini, mengimbau seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu maupun informasi yang berkembang di tengah situasi saat ini.

“Kami mengimbau seluruh keluarga besar KPA dan Partai Aceh di Simeulue agar tidak terpancing oleh provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah kebersamaan yang selama ini telah kita bangun. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Tetap jaga persatuan, kekompakan, dan marwah organisasi karena kita adalah panutan bagi masyarakat,” tegas Panglima KPA Simeulue.

Baca Juga :  Polres Bener Meriah Bangun Karakter Pelajar lewat Saweu Sekulah di MTsN 1 Bukit

Hal senada juga disampaikan Ulee Wilayah KPA Simeulue, Abu Nurdin Bin Kanun, saat dikonfirmasi media ini mengimbau seluruh jajaran Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh (PA) di wilayah Simeulue agar senantiasa mematuhi aturan dan mekanisme organisasi yang berlaku.

“Kami mengimbau seluruh jajaran KPA dan Partai Aceh di Simeulue untuk tetap menjaga kesatuan, kekompakan, dan soliditas organisasi. Patuhi aturan yang berlaku serta utamakan kepentingan bersama demi menjaga marwah perjuangan yang telah dibangun selama ini,” pungkasnya Abu Nurdin.

Editor: DahlanReporter: Agus Muliadi

Share :

Baca Juga

Daerah

67 Masjid di Aceh Besar Umumkan Tata Laksana Shalat Jumat 8 Agustus 2025

Daerah

Tim Ekspedisi Gunung Leuser Terus Bergerak, Melintasi Tantangan Alam Menuju Titik Tertinggi
Forum APEKSI

Daerah

Illiza Bahas Kota Rendah Karbon Banda Aceh di Forum APEKSI

Daerah

Mahasiswa Soroti Kinerja Disnaker Pidie Jaya, Dinilai Pasif di Tengah Sulitnya Lapangan Kerja

Daerah

Pria Misterius Diamankan Saat Patroli Satpol PP WH di Underpass Beurawe Banda Aceh

Daerah

Gubernur Aceh Serahkan RS Regional Aceh Tengah ke Pemkab, Layani Masyarakat Gayo Lebih Dekat

Daerah

Satpol PP WH Intensifkan Penertiban PMKS di Sejumlah Titik Kota Banda Aceh

Daerah

Koordinator BFLF Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Camat Syiah Utama dan Sekdes Gunung Sayang