Home / Pendidikan

Kamis, 25 September 2025 - 07:30 WIB

Tiga Besar Finalis Pesantren Award 2025 Resmi Diumumkan

mm Redaksi

Dewan juri pesantren award. dok. Kemenag RI

Dewan juri pesantren award. dok. Kemenag RI

Jakarta – Kementerian Agama resmi mengumumkan tiga besar kandidat Pesantren Award 2025 di setiap kategori pada Rabu (24/9/2025). Ajang ini menjadi bentuk apresiasi negara terhadap pesantren, santri, dan kepala daerah yang konsisten membangun ekosistem pendidikan Islam dan menghadirkan inovasi di tengah arus zaman.

Ada empat kategori penghargaan yang diperebutkan, yakni Kepala Daerah (Gubernur, Bupati/Walikota), Pesantren Transformatif, Santri Inspiratif, serta Lifetime Achievement. Seleksi dilakukan dengan kriteria ketat, mulai dari regulasi berpihak pada pesantren, inovasi pendidikan, hingga prestasi personal yang menginspirasi publik.

“Pesantren Award adalah bentuk penghargaan negara terhadap kontribusi pesantren sekaligus penghargaan kepada pemerintah daerah yang memberi perhatian khusus pada dunia pesantren. Setelah seleksi panjang, kini terpilih tiga besar kandidat di setiap kategori,” ujar Direktur Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Basnang Said.

Baca Juga :  Kemenag Perluas Beasiswa PJJ untuk Cetak Guru Profesional

Ia menegaskan, ajang ini dirancang secara objektif dan transparan. “Ini bukan sekadar seremoni, tapi pengakuan negara terhadap kiprah nyata pesantren,” tegasnya.

Puncak acara akan berlangsung pada Malam Anugerah Hari Santri, bertepatan dengan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025. “Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen pesantren untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi Indonesia,” tambah Basnang.

Ketua dewan juri, Alissa Wahid, menyebutkan bahwa finalis mencerminkan wajah pesantren yang beragam sekaligus progresif. “Kami menemukan banyak cerita inspiratif: ada santri dengan prestasi akademik dan sosial luar biasa, pesantren yang sukses membangun kemandirian ekonomi, hingga kepala daerah yang konsisten berpihak pada pesantren,” jelasnya.

Baca Juga :  Kemenag Susun Kurikulum dan Modul Ngaji Fasolatan

Ia menilai, Pesantren Award juga menjadi panggung publikasi nilai-nilai pesantren yang relevan dengan tantangan zaman. “Pesantren kini tampil sebagai pusat pendidikan yang ramah anak, ramah lingkungan, sekaligus inovatif dalam pemberdayaan masyarakat,” tambah Alissa.

Berikut daftar finalis Pesantren Award 2025:

Kategori Kepala Daerah (Gubernur):

  1. Dr. (H.C) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa – Gubernur Jawa Timur
  2. H. Herman Deru – Gubernur Sumatera Selatan
  3. Muzakir Manaf – Gubernur Aceh
Baca Juga :  Police Goes To School, Sat Binmas Polres Aceh Utara Edukasi Siswa SDN 4 Tanah Pasir

Kategori Kepala Daerah (Bupati/Walikota):

  1. Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., MM – Bupati Sumedang
  2. Dyah Kartika Permanasari, SE., MM – Bupati Kendal
  3. M. Fathul Fauzy Nurdin, M.I.Kom – Bupati Bantaeng

Kategori Pesantren Transformatif:

  1. Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo – Situbondo, Jawa Timur
  2. Darul Arqam Muhammadiyah – Garut, Jawa Barat
  3. Sunan Pandanaran – Sleman, DI Yogyakarta

Kategori Santri Inspiratif:

  1. Khoirul Adib (23) – Santri Darul Ilmi Meteseh, Semarang, asal Tuban
  2. Qotrotun Nadia (19) – Santri Fadlun Minalloh, Yogyakarta, asal Jambi
  3. Tsuroyyah Hamidah (28) – Santri Sunan Drajat, Lamongan

***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

4.971 Mahasiswa Baru UIN Malang Ikuti PBAK, Kapuspenma Tekankan Pentingnya Kepemimpinan

Pemerintah Aceh

Kadisdik Aceh: Melalui Sekolah Unggul Garuda Transformasi, Pendidikan Aceh Siap Terbang Tinggi

Pendidikan

Menag Resmikan Pembangunan Kampus Peradaban Qur’ani Internasional PTIQ Jakarta

Pendidikan

Menag Dorong Kampus Islam Kembangkan Fikih Lingkungan

Pendidikan

Menag Resmikan Pesantren Modern Al-Ikhlas di Buton, Padukan Budaya Lokal dan IT

Pemko Banda Aceh

Dessy Maulidha Ajak Anak PAUD Salsabila Belajar dengan Ceria di Balai Kota Banda Aceh
Beasiswa Semen Andalas 2025

Pendidikan

350 Pelajar Aceh Terima Beasiswa Semen Andalas 2025
Guru

Pendidikan

Guru CPNS Baida Rani Mengabdi di Pelosok Humbang Hasundutan