Home / Ekbis

Senin, 7 Juli 2025 - 14:30 WIB

Target Produksi Beras Indonesia 2026 Naik Jadi 33,8 Juta Ton

mm Redaksi

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (ketiga kiri) berbicara dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/12/2024). dok. ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak/am.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (ketiga kiri) berbicara dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/12/2024). dok. ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak/am.

JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan produksi beras Indonesia pada 2026 mencapai 33,8 juta ton, naik 1,8 juta ton dari target awal 2025 yang sebesar 32 juta ton. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Senin.

“Kementerian Pertanian berupaya meningkatkan produksi dan produktivitas komoditas pertanian tahun 2026, dengan target produksi beras sebesar 33,8 juta ton,” ujar Andi Amran.

Meski begitu, angka target tersebut lebih rendah dari proyeksi produksi beras Indonesia tahun 2025 yang diperkirakan mencapai 34,6 juta ton menurut laporan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).

Baca Juga :  Branch Manager SPMT: Aceh Butuh Konsolidasi Barang untuk Dongkrak Ekspor

Selain beras, Kementerian Pertanian juga memasang target produksi untuk sejumlah komoditas lain pada 2026:

  • Jagung: 22,7 juta ton
  • Kedelai: 343 ribu ton
  • Aneka cabai: 3,08 juta ton
  • Bawang merah: 2 juta ton
  • Kopi: 786 ribu ton
  • Kakao: 633 ribu ton
  • Kelapa: 2,89 juta ton
  • Daging sapi/kerbau: 514,07 ribu ton
  • Daging ayam: 4,34 juta ton

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pertanian telah menyiapkan sejumlah program prioritas pada 2026, antara lain:

  • Optimasi lahan
  • Cetak sawah baru
  • Penyiapan benih unggul
  • Hilirisasi komoditas pertanian
  • Peningkatan produksi padi, jagung, dan komoditas strategis lainnya
  • Peningkatan produksi susu dan daging sapi
Baca Juga :  Gelar RUPST, BSI Tetapkan Dividen Total Rp1,05 Triliun dan Angkat Anggoro Eko Cahyo Sebagai Dirut

Amran menegaskan bahwa program-program ini selaras dengan program Astacita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan swasembada pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan 284 juta penduduk Indonesia secara berkelanjutan.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pertanian mendukung pelaksanaan program prioritas nasional swasembada pangan,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menyampaikan bahwa sektor pertanian memberikan alasan optimisme terhadap ekonomi nasional. Sektor ini tumbuh tinggi sebesar 10,52%, menjadi tulang punggung ketahanan pangan.

Baca Juga :  PINTU Tambah 60 Token Baru di Futures, Targetkan 150 Token Juni Ini

Produksi beras pada Januari—Juni 2025 melonjak menjadi 19,09 juta ton, naik 13,2% dibanding periode sama tahun lalu (16,86 juta ton). Capaian ini merupakan yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara paling produktif di ASEAN.

Peningkatan produktivitas ini turut didorong oleh penyederhanaan aturan distribusi pupuk bersubsidi, yang memastikan petani mendapatkan pupuk tepat waktu sesuai periode tanam. [antara]

Editor: RedaksiReporter: RedaksiSumber: https://www.antaranews.com/berita/4948513/mentan-targetkan-produksi-beras-338-juta-ton-pada-2026

Share :

Baca Juga

Ekbis

BNI Optimalkan Momentum Pelonggaran Moneter Lewat Digitalisasi dan Efisiensi Pendanaan

Ekbis

Tokoh Ekonomi Syariah H. Aminullah Usman Dukung Wacana Bupati Aceh Selatan Bentuk LKMS: “Senjata Strategis Lawan Rentenir”

Ekbis

Rupiah Melemah ke Rp16.200, Modal Asing Masih Pilih SBN Domestik

Ekbis

Beras Aceh Naik, Kebijakan Distribusi Bulog Dipertanyakan

Daerah

ALHAMDULILLAH, BSI Aceh Buka Booth Penukaran Riyal Di Asrama Haji Embarkasi Aceh

Ekbis

Utang Membengkak, Aceh Selatan Lakukan Efisiensi Anggaran Rp104 Miliar

Ekbis

DJP Bentuk Satgas Gabungan Perkuat Penegakan Hukum Pajak dan Awasi Ekonomi Ilegal

Ekbis

Wapres Gibran Tutup Fornas VIII NTB, Sebut Perputaran Ekonomi Capai Rp150 Miliar