Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Raih Sembilan Penghargaan Adinata Syariah 2026, Aceh Perkuat Ekonomi Halal

mm Redaksi

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, saat menyampaikan sambutan Gubernur Aceh sekaligus Opening Ceremony Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh, yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pelaku Halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jum'at, (9/10/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, saat menyampaikan sambutan Gubernur Aceh sekaligus Opening Ceremony Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh, yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pelaku Halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jum'at, (9/10/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh Taufik membuka kegiatan Opening Ceremony Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Aceh di pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (9/10/2026).
‎
‎Pada kesempatan tersebut, Taufik membacakan sambutan tertulis Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang menekankan pentingnya penguatan ekonomi dan keuangan syariah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
‎
‎Dalam sambutan itu, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pelaku usaha jasa keuangan syariah, asosiasi industri, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menyelenggarakan SYAFIF Goes to Aceh.
‎
‎Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendekatkan masyarakat dengan berbagai produk dan layanan keuangan syariah, sekaligus memperluas pemahaman mengenai manfaat serta peluang pengembangan ekonomi syariah.
‎
‎Bagi Aceh, penguatan ekonomi dan keuangan syariah dinilai memiliki arti strategis karena nilai-nilai syariat Islam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Nilai tersebut perlu diwujudkan tidak hanya dalam kehidupan sosial dan keagamaan, tetapi juga dalam aktivitas ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkeadilan.
‎
‎Dalam sambutan yang dibacakan Taufik, Gubernur juga menyinggung capaian Aceh yang meraih sembilan penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026. Penghargaan tersebut mencakup sejumlah bidang, antara lain inklusi dan literasi keuangan syariah, pariwisata ramah Muslim, inkubasi bisnis usaha syariah, ekonomi pesantren, keuangan mikro syariah, hingga pengembangan kuliner halal.
‎
‎Meski demikian, capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kebanggaan atau penghargaan semata, melainkan menjadi dorongan untuk memperkuat pengembangan ekonomi syariah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
‎
‎”Kami berharap semakin banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperoleh akses pembiayaan, generasi muda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan keuangan, serta kemandirian ekonomi pesantren dan pengembangan produk unggulan Aceh melalui industri halal semakin meningkat,” ujar Taufik membacakan sambutan Gubernur.
‎
‎Gubernur juga mengajak masyarakat memanfaatkan SYAFIF Goes to Aceh sebagai ruang untuk belajar, berkonsultasi, mengenal produk dan layanan keuangan syariah, serta membuka peluang kerja sama dan pengembangan usaha.
‎
‎Pemerintah Aceh, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi dengan OJK, lembaga keuangan, dunia usaha, perguruan tinggi, pesantren, dan para pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah.
‎
‎Melalui kolaborasi tersebut, ekonomi syariah diharapkan tidak hanya berkembang sebagai konsep, tetapi juga menjadi kekuatan nyata dalam membuka kesempatan usaha, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Aceh.
‎
‎Kegiatan SYAFIF Goes to Aceh diharapkan dapat memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Aceh. []

Baca Juga :  Biro PBJ Setda Aceh Salurkan Donasi Rp12,3 Juta untuk Korban Gempa NTT

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

GAPEMBI Dorong Aceh Perkuat Rantai Pasok Lokal untuk Program MBG

Nasional

Wagub Aceh, Mantan Politisi Senayan Kembali Berjuang di Gedung Parlemen RI Untuk Aceh

Pemerintah Aceh

HOAKS! Penipuan Gunakan Nama Istri Gubernur Aceh untuk Modus Bantuan Rumah dan Modal Usaha

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh: E-Purchasing Harus Dipahami dan Diakselerasi, Realisasi Pengadaan Masih 21,06%
Gubernur Aceh

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Lantik DEA, Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja

Pemerintah Aceh

Rapat Rehabilitasi Pascabencana, Wagub Aceh Soroti Dana Tunggu Hunian dan Program Bappenas

Daerah

Pemerintah Aceh Perpanjang Tanggap Darurat hingga 22 Januari, Fokus Pemulihan Enam Klaster

News

Gubernur Aceh dan Sumut Bahas Kepemilikan 4 Pulau Perbatasan