Home / Daerah / News

Senin, 12 Mei 2025 - 18:37 WIB

Polisi Temukan Ada Pemberian Tiket Tak Sesuai dengan yang Dibayar di Objek Wisata Lhoknga

Redaksi

Tim Satgas Anti Premanisme Polres Aceh Besar melakukan patroli di kawasan objek wisata Lhoknga, Minggu (11/5/2025). Foto: Dok Humas Polres Aceh Besar

Tim Satgas Anti Premanisme Polres Aceh Besar melakukan patroli di kawasan objek wisata Lhoknga, Minggu (11/5/2025). Foto: Dok Humas Polres Aceh Besar

*Saat Patroli Tim Satgas Anti Premanisme*

Jantho – Tim Satgas Anti Premanisme Polres Aceh Besar menemukan adanya pemberian tiket tak sesuai dengan biaya saat melakukan patroli di objek wisata Kecamatan Lhoknga, Minggu (11/5/2025).

Kapolres Aceh Besar AKBP Sujoko, mengatakan, dalam patroli tersebut, tim menyasar ke tempat-tempat yang rawan terjadinya tindak premanisme.

Baca Juga :  Langsung Dari Doha, Kolonel Tengku Sony Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi dan Jaga Persatuan di Hari yang Fitri

Dimana, berdasarkan laporan masyarakat, pihaknya menemukan adanya pemberian tiket yang tidak sesuai dengan biaya masuk yang dibayarkan. Jumlah tiket yang diterima juga tidak sesuai.

“Serta kita menerima laporan adanya pungutan tambahan pada lokasi parkiran wisata,” kata Sujoko.

Tak hanya itu, dalam patroli tersebut pihaknya menemukan salah satu lokasi wisata yang belum meretribusikan penghasilan tiket untuk masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Gubernur Terima Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun 2024 dari BPKP

Dari hasil laporan dari masyarakat tersebut selanjutnya Tim Satgas melakukan sosialisasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku untuk dimintai keterangan, dan diberikan pembinaan.

“Mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” jelasnya.

Baca Juga :  Ditreskrimsus Polda Aceh Usut Dugaan Korupsi PT Pos Indonesia Cabang Pembantu Rimo Aceh Singkil

Dikatakan, Sujoko, bahwa operasi tersebut merupakan upaya kepolisian dalam memberantas penyakit masyarakat khususnya aksi premanisme. Dimana aksi premanisme tersebut sudah  meresahkan masyarakat.

“Patroli ini guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan menciptakan lingkungan yang bebas dari aksi premanisme maupun gangguan keamanan lainnya,” pungkasnya.

Editor: Dini

Share :

Baca Juga

Daerah

Gampong Peunyeurat Salurkan BLT-DD Tahap Pertama Tahun 2025

Daerah

Wagub Aceh Tinjau Program Makanan Bergizi Gratis di Aceh Utara

Daerah

Sppg Bako Parangai Terima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Daerah

67 Masjid di Aceh Besar Umumkan Tata Laksana Shalat Jumat 8 Agustus 2025

Daerah

Akses Wisata Ulee Lheu–Gampong Jawa Ditutup Sementara Saat Malam Tahun Baru 2026

Daerah

Gubernur Aceh Akan Lantik Walkot/Wawalkot Langsa Terpilih, Besok Jumat 23 Mei 2025
Hari Bakti Pemasyarakatan

Daerah

Bupati Tagore Hadiri Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan

Daerah

Kemenag Gelar Silatnas FKUB dan Lembaga Keagamaan Awal Agustus, Presiden Dijadwalkan Hadir