Home / Nasional

Kamis, 21 Agustus 2025 - 20:19 WIB

Menpora Dito Ariotedjo Resmi Buka Islamic Scout Camp Hidayatullah III di Balikpapan

mm Redaksi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo membuka Islamic Scout Camp of Hidayatullah (ISCH) III atau Jambore Ke-3 Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Hidayatullah di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah Gunung Tembak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (21/8/2025) pagi.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo membuka Islamic Scout Camp of Hidayatullah (ISCH) III atau Jambore Ke-3 Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Hidayatullah di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah Gunung Tembak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (21/8/2025) pagi.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

BALIKPAPAN – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, secara resmi membuka Islamic Scout Camp of Hidayatullah (ISCH) III atau Jambore Nasional Ke-3 Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Hidayatullah di Pondok Pesantren Hidayatullah, Gunung Tembak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (21/8/2025).

“Dengan semangat penuh harapan dan dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya menyatakan Islamic Scout Camp of Hidayatullah III atau jambore nasional ke-3 satuan komunitas pramuka Hidayatullah secara resmi dibuka,” ujar Menpora yang bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Dito menyampaikan apresiasi kepada Hidayatullah atas konsistensi dalam menyelenggarakan jambore nasional yang telah berstatus sako. Ia menilai komitmen Hidayatullah dalam mendidik santri melalui kepramukaan patut diapresiasi.

Baca Juga :  Pulau Dikembalikan, Terima Kasih Pak Prabowo

“Saya ingin menyampaikan bahwa satuan komunitas Pramuka Hidayatullah memiliki posisi yang unik dan strategis dalam pembinaan pemuda yang siap menghadapi tantangan zaman dengan mengusung semangat takwa mandiri dan bermanfaat,” sebut Menpora.

Menurutnya, integrasi antara nilai kepramukaan dengan nilai keislaman yang dikembangkan mampu menciptakan keseimbangan intelektual, emosional, dan spiritual. Hal ini menjadi ciri khas yang membedakan Pramuka Hidayatullah dengan komunitas lainnya.

“Saya berharap Islamic Scout Camp of Hidayatullah ketiga tidak hanya menjadi ajang perkemahan biasa, tetapi juga menjadi momentum meneguhkan kembali kepramukaan Hidayatullah dalam membina generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan,” tutur Menpora Dito.

Baca Juga :  Indonesia Resmi Jadi Anggota Penuh BRICS, Cetak Sejarah di Diplomasi Global

Ia menegaskan bahwa Kemenpora akan terus mendukung penuh kegiatan positif serupa, karena pembinaan pemuda adalah investasi penting bagi masa depan bangsa.

Kepada ribuan peserta jambore, Dito berpesan agar menjadikan momen ini sebagai kesempatan untuk belajar, berlatih, dan memperluas pengalaman. “Jadikanlah jambore nasional ini sebagai momentum untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan dan menjalin persahabatan dengan rekan-rekan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia,” tandasnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tekankan Kedaulatan Pangan Sebagai Fondasi Kemerdekaan Bangsa

Acara pembukaan juga ditandai dengan penyematan tanda peserta jambore secara simbolis oleh Menpora. Jambore yang berlangsung hingga 24 Agustus 2025 ini diikuti sekitar 4.000 peserta dari jenjang penggalang dan penegak, yang berasal dari pondok pesantren Hidayatullah di seluruh Indonesia.

Hadir dalam pembukaan tersebut Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama jajaran pejabat daerah, serta Pemimpin Umum Hidayatullah Abdurrahman Muhammad.

Bahkan, rangkaian pembukaan dimeriahkan atraksi pramuka seperti berkuda, Tari Saman, hingga bela diri tapak suci.

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemkot Palu Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Aceh

Ekbis

Suheli Pijat, Terapis Refleksi Jakarta dengan 45 Ribu Pengikut di Media Sosial

Hukrim

KPK Panggil Dewan Gubernur BI & Sekretaris Fraksi PDIP di Kasus CSR

Nasional

Yuster dan Bajai Jakarta: Bertahan di Tengah Gempuran Transportasi Modern

Nasional

Rakornas Baznas 2025, Menag: Potensi Zakat Bisa Capai Rp500 Triliun

Nasional

Kekurangan tenaga pengajar, Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 112/DJ Kodam IM mengajar di Distrik Nambut, Puncak Jaya

Nasional

Kemenag Apresiasi Program Pangan dan Wakaf ICMI, Sebut Indramayu Berpotensi Jadi Kota Wakaf

Nasional

MBG Kembali Dibagikan Mulai 23 Februari, Ini Aturan Distribusi Selama Ramadan