Home / TNI-Polri

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Kodim 0108/Agara dan Warga, lakukan Pengecoran Pondasi Pylon Jembatan Gantung Perintis Desa Buah Pala Aceh Tenggara

mm Redaksi

Babinsa dan warga bekerja sama mendukung pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang diharapkan mempermudah akses menuju kawasan pertanian dan perkebunan di Desa Buah Pala, Aceh Tenggara, Rabu (14/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Babinsa dan warga bekerja sama mendukung pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang diharapkan mempermudah akses menuju kawasan pertanian dan perkebunan di Desa Buah Pala, Aceh Tenggara, Rabu (14/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kutacane – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus ditunjukkan dalam mendukung pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (14/10/2026). Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pekerjaan pendukung pembangunan jembatan, khususnya pada tahap pengecoran pondasi tiang pylon di bagian tepi jauh.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mempermudah akses menuju kawasan pertanian dan perkebunan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan warga sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan nyata yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama warga terlihat kompak mengangkut material bangunan, seperti besi dan adukan semen, menuju lokasi pekerjaan. Material tersebut dibawa secara bersama-sama agar kebutuhan pengecoran pondasi tiang pylon dapat terpenuhi dan tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Meskipun pekerjaan tersebut membutuhkan tenaga dan koordinasi yang baik, Babinsa dan masyarakat tetap menunjukkan semangat kebersamaan. Partisipasi warga dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di tengah kehidupan masyarakat pedesaan.

Pelda Ahmad Saan Pinem mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa bersama masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada rakyat, khususnya dalam membantu mendukung pembangunan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jembatan bukan hanya berkaitan dengan penyediaan sarana penghubung, tetapi juga menyangkut kemudahan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak sangat diperlukan agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Semarak HUT RI, Polsek Bandar Bersama Warga Wujudkan Lingkungan Bersih dan Nyaman

“Melalui semangat gotong royong, kami bersama masyarakat berupaya membantu kelancaran pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini. Kehadiran Babinsa di lapangan merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat, terutama dalam mendukung pembangunan yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh warga,” ujar Pelda Ahmad Saan Pinem.

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dan koordinasi dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Terlebih, pengecoran pondasi tiang pylon merupakan salah satu tahapan penting yang membutuhkan kesiapan material, tenaga, serta pelaksanaan pekerjaan yang sesuai dengan ketentuan teknis.

Dengan adanya kerja sama antara Babinsa dan masyarakat, pekerjaan pendukung pembangunan jembatan diharapkan dapat terlaksana secara lebih efektif. Di sisi lain, keterlibatan warga juga menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap pembangunan infrastruktur yang memiliki nilai strategis bagi kehidupan masyarakat setempat.

Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Kegiatan gotong royong tersebut tidak hanya berfokus pada dukungan tenaga dalam proses pembangunan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan. Melalui interaksi dan kerja sama secara langsung, Babinsa dapat membangun komunikasi yang baik dengan warga sekaligus mendorong tumbuhnya semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai kebutuhan pembangunan desa.

Sebagai aparat teritorial, Babinsa memiliki peran penting dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi sosial dan keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan gotong royong menjadi salah satu bentuk pelaksanaan pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat hubungan kekeluargaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memelihara kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Semangat saling membantu yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan wilayah membutuhkan partisipasi dan kepedulian bersama. Melalui kebersamaan, masyarakat tidak hanya berkontribusi dalam mendukung kelancaran pekerjaan, tetapi juga turut menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap fasilitas yang dibangun untuk kepentingan bersama.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Warga Plaster Rumah Lewat Karya Bhakti

Apresiasi masyarakat terhadap keterlibatan Babinsa dalam kegiatan gotong royong juga mencerminkan pentingnya kehadiran aparat kewilayahan yang dekat dengan warga. Dukungan tersebut diharapkan dapat terus memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat sehingga berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di wilayah dapat dilaksanakan dengan semangat kebersamaan.

Diharapkan Permudah Akses Pertanian dan Perkebunan

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala memiliki arti penting bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran mobilitas menuju kawasan pertanian dan perkebunan. Bagi warga yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor tersebut, ketersediaan akses penghubung yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kegiatan ekonomi sehari-hari.

Selama ini, kemudahan akses menuju lahan pertanian dan perkebunan menjadi kebutuhan yang perlu mendapat perhatian. Dengan tersedianya jembatan yang memadai setelah pembangunan selesai dan dinyatakan aman untuk digunakan, masyarakat diharapkan dapat menjangkau lahan garapan dengan lebih mudah serta meningkatkan kelancaran aktivitas pertanian.

Selain itu, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengangkut hasil panen dan hasil perkebunan menuju tempat pengumpulan maupun lokasi pemasaran. Akses yang lebih baik berpotensi menghemat waktu dan tenaga warga, sehingga kegiatan ekonomi masyarakat dapat berlangsung dengan lebih efektif.

Manfaat pembangunan jembatan juga diharapkan dapat dirasakan dalam berbagai aktivitas sosial masyarakat. Sarana penghubung yang memadai dapat membantu memperlancar mobilitas warga, mendukung interaksi antarmasyarakat, serta membuka peluang bagi peningkatan kegiatan ekonomi di kawasan sekitar.

Meski demikian, manfaat tersebut akan semakin optimal apabila pembangunan diselesaikan sesuai dengan perencanaan teknis dan jembatan telah dinyatakan layak serta aman untuk digunakan. Oleh karena itu, setiap tahapan pekerjaan perlu dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas konstruksi dan ketentuan keselamatan yang berlaku.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Masyarakat berharap pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala dapat terus berjalan lancar hingga selesai. Partisipasi warga bersama Babinsa dalam mendukung pekerjaan di lapangan menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap pembangunan sarana yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas pertanian dan perkebunan.

Gotong Royong Menjadi Kekuatan Pembangunan Desa

Semangat gotong royong yang ditunjukkan Babinsa dan masyarakat dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis menjadi bukti pentingnya kerja sama dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui keterlibatan bersama, pekerjaan yang membutuhkan tenaga dan koordinasi dapat didukung secara kolektif, sekaligus mempererat hubungan sosial antara aparat kewilayahan dan masyarakat.

Bagi TNI, keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya memperkuat kedekatan dengan rakyat serta membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah binaan. Sementara itu, bagi masyarakat, semangat gotong royong menjadi modal sosial yang penting dalam mendukung berbagai program pembangunan dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala diharapkan tidak hanya menghadirkan sarana penghubung yang bermanfaat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kemudahan akses pertanian, kelancaran distribusi hasil perkebunan, dan perkembangan perekonomian masyarakat setempat.

Melalui sinergi antara Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara dan masyarakat, semangat kebersamaan diharapkan terus terpelihara dalam mendukung pembangunan wilayah. Dengan mengedepankan gotong royong, kepedulian, dan kerja sama, berbagai kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan bersama demi terwujudnya kehidupan desa yang lebih maju, produktif, dan sejahtera.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

TNI-Polri

Pererat Hubungan dengan Warga, Babinsa Koramil 01/Lut Tawar Laksanakan Komsos

TNI-Polri

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Sudah Capai 80,58 Persen di Desa Reje Payung

TNI-Polri

Hadir dengan Hati, Polwan Polda Aceh Tebar Kepedulian Lewat Baksos di Aceh Besar

TNI-Polri

Pria Ditemukan Meninggal di Kebun Kopi Mesidah, Polisi Pastikan Tanpa Unsur Kekerasan

TNI-Polri

Kapolda Aceh Hadiri Peresmian Mock-Up Pesawat Garuda dan Gedung A2 Asrama Haji Aceh

TNI-Polri

Personel Kodim 0108/Agara Pasang Tiang Pancang Jembatan Gantung Perintis di Desa Teger Miko, Aceh Tenggara

TNI-Polri

Kodim 0117/Atam dan Warga Gotong Royong Percepat Pembangunan Jembatan Beton di Desa Sulum Aceh Tamiang

TNI-Polri

Dandim 0106/Aceh Tengah Hadiri Syukuran Doktor di IAIN Takengon