Banda Aceh – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banda Aceh menggelar Technical Meeting Business Matching Kemitraan di ruang rapat DPMPTSP, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang mendapat dukungan dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM).
Technical meeting turut dihadiri perwakilan Kemenko PM, Zubaidah, S.E., M.M., dan Bahrul Ilmi, S.Kom.
Kota Banda Aceh terpilih sebagai salah satu dari tiga kota di Indonesia yang menjadi lokasi pelaksanaan program tersebut. Dua kota lainnya adalah Bandung dan Batu.
Kepala DPMPTSP Kota Banda Aceh Mohd Ichsan, S.STP, M.Si., mengatakan technical meeting menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh aspek teknis dan administratif sebelum pelaksanaan business matching.
“Kami ingin memastikan para pengusaha UMKM dan calon mitra benar-benar siap, baik dari sisi kapasitas usaha maupun pemahaman skema kerja sama. Dengan persiapan yang matang, pertemuan bisnis ini akan lebih terarah dan mampu menciptakan kemitraan yang kokoh untuk jangka panjang,” ujar Ichsan.
Menurutnya, business matching diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara pelaku UMKM dengan calon mitra usaha, sekaligus memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal.
Melalui program tersebut, DPMPTSP Banda Aceh berkomitmen memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pelaku UMKM. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta membuka akses pasar dan peluang kemitraan bagi pengusaha daerah.
Ichsan berharap persiapan yang dilakukan melalui technical meeting dapat menghasilkan pelaksanaan business matching yang efektif dan memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM di Banda Aceh.
Editor: Dahlan










