Home / Pendidikan

Selasa, 15 Juli 2025 - 08:04 WIB

Cak Imin: Seleksi Sekolah Rakyat Berdasarkan Fakta Lapangan

mm Tika Fitri Lestari

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Foto: cnnindonesia.com

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Foto: cnnindonesia.com

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menegaskan bahwa seluruh siswa yang diterima di Sekolah Rakyat benar-benar berasal dari keluarga tidak mampu. Proses seleksi dilakukan dengan ketat dan berbasis fakta lapangan.

“Ya, Kemensos itu peninjauan ke rumah. Kemensos setelah dapat data, timnya berkunjung ke rumahnya (calon siswa), dipotret, dihitung, dikalkulasi. Jadi, berdasarkan fakta rumahnya,” ujar Cak Imin di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Senin (14/7) malam.

Baca Juga :  Menteri Abdul Mu’ti: Pendidikan Aceh Harus Berbasis Karakter dan Keadilan Akses

Proses verifikasi ini, menurutnya, dilakukan langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos) guna memastikan penerima manfaat tepat sasaran. Data awal calon siswa bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya dari Desil 1 dan 2.

Baca Juga :  Pembuatan Akun SPMB Diperpanjang hingga Besok, Kadisdik Aceh Ingatkan Larangan Pungli

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menambahkan bahwa verifikasi dilakukan secara berlapis. Setelah administrasi dinyatakan lolos, panitia akan melakukan kunjungan langsung ke rumah calon siswa untuk mencocokkan kondisi faktual dengan data yang diterima.

“Validasi data tersebut mengacu pada mekanisme atau sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” jelas Gus Ipul.

Ia juga menyebutkan bahwa proses validasi turut melibatkan koordinasi lintas instansi, baik di tingkat pusat maupun daerah, termasuk tes kesehatan sebagai tahap akhir sebelum dinyatakan diterima sebagai siswa Sekolah Rakyat.

Baca Juga :  Disdik Aceh Dorong Prestasi Siswa OSN Lewat Kelas Lanjutan dan Komunitas Belajar

Dengan sistem ini, pemerintah memastikan bahwa Sekolah Rakyat hanya diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sebagai upaya pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Editor: RedaksiReporter: Tika Fitri LestariSumber: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250715050749-20-1250703/cak-imin-tegaskan-siswa-sekolah-rakyat-benar-benar-tidak-mampu

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Menag Resmikan Pesantren Modern Al-Ikhlas di Buton, Padukan Budaya Lokal dan IT

Pendidikan

484 Siswa Lolos ke Tingkat Nasional Olimpiade Madrasah Indonesia 2025

Pendidikan

143 Guru Agama Buddha Ikuti PPG Daljab Angkatan III, Fokus pada Kurikulum Berbasis Cinta

Pendidikan

Kemenag Salurkan Beasiswa Zakat Rp16,85 Miliar untuk 153 Mahasiswa di ZaWa Funwalk 2025

Pendidikan

MAN IC Pekalongan Akhiri Matsama, Pemetaan Potensi Siswa Baru Ungkap Banyak Calon Dokter dan Saintis

Aceh Besar

SMA Negeri 1 Lhoknga Lepas 79 Tukik di Pantai Lampuuk, Wujud Pendidikan Berbasis Konservasi Penyu di Aceh Besar

Pendidikan

UIN Datokarama Perkuat Layanan Akademik, Perpustakaan Digital Dibidik Raih Standar Internasional

Pendidikan

Menag Nasaruddin Umar Tinjau MBG dan CKG di Pesantren Jombang Jelang Hari Santri 2025