Home / Pemerintah Aceh

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 09:30 WIB

Aceh Gelar HKSJ 2025, 9 Pemkab Dihargai Peduli Jiwa

mm Syaiful AB

Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, S.IP MPA, membuka Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Tahun 2025 di Anjong Mon Mata, Komplek Pendopo Gubernur Aceh, Jumat (10/10/2025). dok. Ist

Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, S.IP MPA, membuka Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia Tahun 2025 di Anjong Mon Mata, Komplek Pendopo Gubernur Aceh, Jumat (10/10/2025). dok. Ist

Banda Aceh – Asosiasi Rumah Sakit Jiwa dan Rumah Sakit Ketergantungan Obat Indonesia (Arsawakoi) menggelar peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di Aceh, tepatnya di Anjong Mon Mata, Komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Jumat (10/10/2025).

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia diperingati setiap 10 Oktober untuk meningkatkan kesadaran global terkait isu kesehatan mental serta mendorong upaya mendukung kesehatan jiwa.

Dalam acara ini, Pemerintah Aceh memberikan penghargaan kepada sembilan kabupaten yang dianggap peduli terhadap kesehatan jiwa, yaitu Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, Simeulue, Gayo Lues, Aceh Jaya, Aceh Barat, Pidie, dan Aceh Barat Daya. Selain itu, Arsawakoi juga memberikan penghargaan kepada beberapa rumah sakit jiwa di sejumlah provinsi atas pelayanan kesehatan jiwa terbaik.

Baca Juga :  Wagub Aceh Hadiri Pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2025 di Tangerang

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menekankan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan setiap rumah sakit dan puskesmas memiliki layanan kesehatan jiwa dengan tenaga dan fasilitas memadai.

“Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia ini tentu bukanlah sekedar seremoni, melainkan momentum moral untuk memperkuat komitmen bersama dalam memperluas akses layanan kesehatan jiwa,” kata Sekda Nasir.

Hingga Agustus 2025, tercatat 19.902 kasus gangguan kesehatan jiwa di Aceh. Dari jumlah itu, 13.573 kasus tergolong gangguan berat dan 114 pasien berada dalam kondisi pasung. Nasir menegaskan praktik pemasungan melanggar hak asasi manusia dan memperparah penderitaan pasien.

Baca Juga :  ASN Mengajar Aceh Dapat Dukungan Penuh Dinas Pendidikan, Targetkan Anak Marginal di Lamteuba

“Edukasi publik juga sangat penting agar stigma dan diskriminasi terhadap penderita gangguan jiwa dapat dihapuskan, kita harus menciptakan lingkungan sosial yang inklusif, penuh empati, dan mendukung proses pemulihan,” ujar Nasir.

Nasir berharap penghargaan yang diberikan kepada kabupaten peduli kesehatan jiwa dapat menginspirasi daerah lain di Aceh. “Kabupaten dan kota yang peduli kesehatan jiwa sesungguhnya tengah membangun fondasi masyarakat yang lebih sehat, berdaya, dan berkeadilan. Pemerintah Aceh akan terus memberikan dukungan agar semangat ini menjalar ke seluruh pelosok negeri,” kata Nasir.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh dan Ketua YJI Bahas Kerja Sama untuk Tingkatkan Kesehatan Jantung Remaja dan Perempuan

Ketua Panitia acara sekaligus Plh Direktur Rumah Sakit Jiwa Aceh, drg. Sarifah Yessi Hediyati, menyebut Aceh dipilih sebagai lokasi peringatan HKSJ 2025 karena daerah ini rawan bencana. Banyak anak-anak, perempuan, dan lansia mengalami trauma pasca gempa, tsunami, dan konflik.

Acara peringatan HKSJ di Aceh juga dirangkai dengan Munas Arsawakoi yang berlangsung pada 8-9 Oktober 2025. Hadir dalam acara tersebut Ketua Arsawakoi, Direktur Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat se-Indonesia, serta pejabat dari Kementerian Kesehatan RI.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Aceh Larang Ekspor Karet Mentah, Distanbun Tekankan Hilirisasi di Daerah

Pemerintah Aceh

M Nasir Resmi Jabat Sekda Aceh, Gubernur Optimis Amanah Dijalaninya dengan Baik

Daerah

Wagub Aceh Hadiri Peringatan 21 Tahun Tsunami dan Doa Bersama untuk Korban Banjir

Opini

Dinilai Bekerja Tanpa Libur, Kinerja Sekda Aceh M Nasir Dapat Apresiasi Pemerhati Sosial

News

Gubernur Aceh Sambut Kedatangan Menteri Kehutanan dan Rombongan Komisi IV DPR RI

Daerah

Cegah Stunting, Bunda PAUD Aceh Kunjungi Sekolah-Sekolah di Abdya

Nasional

Kunjungan Kerja Mendagri di Aceh Tamiang, Serahkan Alat dan Logistik Pascabencana

Daerah

Kondisi Kesehatan Gubernur Mualem di Singapura, Kapan Kembali ke Aceh?