Home / Pendidikan

Selasa, 11 November 2025 - 11:00 WIB

Prof Zulkarnain Diganjar Penghargaan dari Universiti Putra Malaysia

mm Redaksi

Guru Besar Pendidikan Islam Prof. Dr. Zulkarnain, MA, meraih penghargaan dari Universiti Putra Malaysia-Slangor. dok. Kemenag RI

Guru Besar Pendidikan Islam Prof. Dr. Zulkarnain, MA, meraih penghargaan dari Universiti Putra Malaysia-Slangor. dok. Kemenag RI

Takengon – Guru Besar Pendidikan Islam, Prof. Dr. Zulkarnain, MA, kembali mengharumkan nama Aceh di kancah internasional. Putra Takengon ini menerima penghargaan dari Universiti Putra Malaysia, Selangor, sebagai Recognized as an Outstanding Transformative Leader in Islamic Higher Education for the 2020-2024.

Penghargaan itu diberikan dalam ajang International Conference on Research and Development di Selangor, 8–9 November 2025. Dalam acara tersebut, Prof. Zulkarnain juga dipercaya menjadi keynote speaker.

“Kami bersyukur kerja keras kami mendapat apresiasi. Kami masih terus belajar, tanggungjawab keilmuan yang kami sadari sebagai tugas melekat dalam hidup sehingga berdampak bagi kemaslahatan,” terang Zulkarnain di Takengon, Senin (10/11/2025).

Baca Juga :  Kado HUT RI, Pemerintah Salurkan Bantuan Afirmasi bagi Guru Non-ASN dan Pendidik Nonformal

“Kami berterima kasih kepada lembaga ini, telah memberi perhatian kepada kami, dalam kondisi ketidaksempurnaan kami dalam menjalankan tugas. Ini mendorong kami untuk terus mengabdi,” sambungnya.

Baca Juga :  Gubernur Mualem Ajak Orang Tua Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Prof. Zulkarnain memulai karier sebagai dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih. Ia kemudian dipercaya menjadi Ketua STAIN dua periode (2012–2016 dan 2016–2020). Di bawah kepemimpinannya, STAIN bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon pada 2020. Zulkarnain pun didaulat sebagai rektor pertama dengan masa tugas 2020–2024.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh Tegaskan Pentingnya LKS yang Jujur dan Berkualitas

“Saya sudah purna tugas dari dosen dengan tugas tambahan sebagai rektor pada akhir Maret 2024. Masa khidmat dalam tugas tersebut, saya bersama civitas academica bekerja keras dalam transformasi kelembagaan dan sumber daya manusia,” sebutnya.

“Alhamdulillah, kerja keras itu kini mendapat apresiasi dari The Association of Community Service Lecturers of Indonesia di Universiti Putra Malaysia, Selangor,” tandasnya.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh: Pendidikan Vokasi Kunci Ciptakan Tenaga Kerja Kompeten dan Profesional

Pendidikan

Mahasiswa Semarang Tanam Cemara Laut di Pantai Maron

Pendidikan

Menag: Alumni PTKIN Harus Jadi Ilmuwan dan Cendekiawan

Aceh Barat

Sekolah Rakyat Tahap II Direncanakan di Meureubo, Pemkab Aceh Barat dan Kementerian PU Tinjau Lahan

Daerah

Disdik Aceh terbitkan edaran jam malam untuk pelajar

Pendidikan

1.000 Siswa Lombok Rasakan Paddock Tour MotoGP Mandalika

Pemerintah Aceh

Perkuat Transparansi, Disdik Aceh Terima Kunjungan Monev dari Komisi Informasi Aceh

Pendidikan

PPG 2025 Libatkan 3.700 Guru, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Hindu