Home / Daerah

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:30 WIB

Kak Na Tersentuh Bocah Angkut Air, Dorong Posyandu Aktif

mm Redaksi

Bunda PAUD Aceh, Marlina Muzakir, membantu Cut Shofi membawa kereta Sorong bermuatan dua galon air yang di angkut dari sungai, di Gampong Pante Bahagia Kecamatan Paya Bakong Kab. Aceh Utara, Selasa (14/10/2025). dok. Ist

Bunda PAUD Aceh, Marlina Muzakir, membantu Cut Shofi membawa kereta Sorong bermuatan dua galon air yang di angkut dari sungai, di Gampong Pante Bahagia Kecamatan Paya Bakong Kab. Aceh Utara, Selasa (14/10/2025). dok. Ist

Aceh Utara – Ketua TP PKK Aceh, Marlina Usman atau Kak Na, menunjukkan kepedulian nyata saat kunjungan kerja ke pedalaman Aceh Utara, Selasa (14/10/2025).

Dalam perjalanan dari Kecamatan Paya Bakong, Kak Na meminta sopir menghentikan kendaraan setelah melihat dua bocah perempuan mendorong dua galon air besar di kereta sorong.

“Dari mana ambil airnya nak, ini mau dibawa ke mana?” tanya Kak Na.

Baca Juga :  Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Aceh dan Kesbangpol Bahas Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

“Dari sungai, Bu. Ini mau dibawa ke rumah untuk masak,” jawab Cut Shofi, salah satu bocah itu.

Tanpa ragu, Kak Na membantu mendorong kereta sorong hingga ke rumah Shofi. Di sana, ia melihat beberapa wadah penampungan air tersusun rapi. Shofi, siswi kelas 1 SMP, tinggal bersama kakak, adik, dan sang kakek yang sudah tua dan sakit-sakitan, karena kedua orang tuanya berpisah.

Baca Juga :  Pemkab Tertibkan Area Depan Kantor Bupati, Pohon Ditebang, Wajah Kantor Bupati Pidie Jaya Mulai “Dipoles”

“Shofi anak hebat, belajar yang giat ya, Nak. Kalau ada keperluan sekolah mendesak, sampaikan lewat famili yang punya akun TikTok, hubungi bunda di sana, insyaallah bunda balas,” pesan Kak Na sambil memeluk Shofi.

Selain kisah kemanusiaan, Kak Na menekankan pentingnya Posyandu untuk mencegah stunting. Ia meminta pemerintah kabupaten dan kota menggencarkan kegiatan Posyandu, karena di beberapa gampong kegiatan ini hanya digelar setiap tiga hingga lima bulan sekali.

Baca Juga :  Wereng Serang Sawah di Aceh Utara, Dinas Pertanian Lakukan Penyemprotan Massal

“Pemantauan gizi anak perlu intensif, terutama di seribu hari pertama kehidupan. Jika tenaga kesehatan kurang aktif, pencegahan stunting sulit tercapai,” ujar Kak Na, mengimbau seluruh pemangku kebijakan di Aceh untuk memastikan petugas Puskesmas dan Posyandu memberi perhatian penuh pada kesehatan masyarakat.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Daerah

Menjelang Penutupan Pendaftaran Bakal Calon, Dek Boy Resmi Maju Dalam Musda KNPI Pidie Jaya

Daerah

Ribuan Peserta Ramaikan Jalan Sehat Kerukunan di HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Daerah

Operasi Patuh Seulawah 2025 Resmi Digelar, Kapolres Aceh Tengah Tekankan Tertib Lalu Lintas

Daerah

HIPMI, Kadin, dan IWAPI Kolaborasi Dukung Pemulihan Aceh: Sekda M. Nasir Paparkan Kondisi Terbaru Bencana

Daerah

Aceh Utara Tambah 9 Tower Telekomunikasi, Akses Internet Kini Merata hingga Pedalaman

Daerah

Ketua TP PKK Aceh Tinjau Korban Banjir Bandang Sawang Aceh Utara, 85 KK Mengungsi di Meunasah Paya Rubek

Daerah

Polda Aceh Keluarkan Mutasi Jabatan, Ini Nama Perwira Polresta yang di Promosikan
Harimau

Daerah

Harimau Ganggu Warga Sijudo, Kapolsek Turun Redakan Panik