Jakarta – Prestasi membanggakan diraih madrasah-madrasah di DKI Jakarta pada ajang Southeast Asia Olympiad Championship (SEOC) 2025 yang berlangsung di Malaysia. Para siswa berhasil membawa pulang 33 medali, terdiri atas enam emas, sembilan perak, dan 18 perunggu.
Enam medali emas diraih oleh siswa MTsN 4 (1 medali), MTsN 7 (2 medali), MTsN 32 (2 medali), dan MAN 10 (1 medali). Untuk medali perak, diperoleh MTsN 4 (2 medali), MTsN 14 (1 medali), MTsN 7 (1 medali), MTsN 32 (4 medali), dan MAN 2 (1 medali). Sementara itu, 18 medali perunggu diraih MTsN 4 (5 medali), MTsN 7 (2 medali), MTsN 14 (1 medali), MTsN 32 (2 medali), MTsN 41 (2 medali), MAN 2 (3 medali), MAN 10 (2 medali), dan MAN 13 (1 medali).
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. “Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah di DKI Jakarta mampu bersaing di level internasional dengan menunjukkan kualitas akademik, semangat juang, dan karakter unggul,” ujarnya, dilansir dari laman resmi Kemenag RI, Selasa, 7 Oktober 2025.
Menurut Adib, keberhasilan ini sejalan dengan visi besar madrasah untuk tampil sebagai lembaga pendidikan berdaya saing global. “Banyaknya kemenangan yang diraih siswa madrasah, baik di tingkat nasional maupun internasional, membuktikan bahwa semangat dan kemampuan mereka benar-benar selaras dengan moto Madrasah Mendunia,” tambahnya.
Dari tim kerja fungsi kesiswaan, Achmad Heri Fathurohman yang turut mendampingi peserta, menegaskan bahwa raihan tersebut merupakan buah dari kerja keras para siswa. “Antusiasme dan ketekunan mereka dalam berlatih benar-benar luar biasa. Raihan 33 medali ini membuktikan bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil,” ucapnya.
Heri juga menekankan peran penting guru pembimbing dan kepala madrasah dalam keberhasilan ini. “Sinergi antara siswa, guru, dan madrasah menjadi kunci sukses kita. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi madrasah lain untuk terus berinovasi dan berprestasi di ajang global,” katanya.
SEOC sendiri merupakan kompetisi akademik bergengsi tingkat Asia Tenggara yang mencakup bidang sains, matematika, dan bahasa Inggris, serta menjadi wadah memperkuat semangat belajar lintas negara di era globalisasi pendidikan.***
Editor: RedaksiReporter: Redaksi












