Home / Daerah

Kamis, 17 Juli 2025 - 08:30 WIB

Lebih dari 1.500 Santri Ikuti Wawancara Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

mm Redaksi

Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) banjir peminat, termasuk dari kalangan santri. Lebih 1.500 santri ikut tahap wawancara seleksi penerima BIB 2025. dok. Kemenag RI

Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) banjir peminat, termasuk dari kalangan santri. Lebih 1.500 santri ikut tahap wawancara seleksi penerima BIB 2025. dok. Kemenag RI

Jakarta — Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) kembali disambut antusias, termasuk oleh kalangan santri. Tercatat lebih dari 1.500 santri saat ini sedang mengikuti tahap wawancara seleksi penerima BIB 2025 untuk kategori Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kemenag, Ruchman Basori, menyampaikan bahwa BIB menjadi kesempatan bagi santri untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik melalui skema beasiswa penuh hasil kolaborasi antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kemenag.

Baca Juga :  Perkuat Peran Baitul Mal Gampong, Gubernur Aceh Usulkan Anggaran Belanja Zakat & Infak Masuk SPID

“Para santri dengan pelbagai latar belakang keilmuan dapat memilih PTKIN maupun PTN terbaik di Indonesia, sehingga memperoleh gelar sarjana, magister hingga doktor. Tidak ada lagi alasan bagi santri untuk tidak melanjutkan pendidikan tinggi, karena negara hadir dengan layanan beasiswa,” ujar Ruchman saat memantau tes wawancara BIB di Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Selain untuk santri, Ruchman menambahkan, BIB juga membuka kesempatan bagi ustadz, kyai, dan dosen Ma’had Aly untuk menempuh studi S2 dan S3, baik di dalam maupun luar negeri, melalui skema yang sama.

Baca Juga :  Kapolresta Banda Aceh Kukuhkan Tim Patroli Perintis Presisi 

Direktur Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Basnang Said, mengimbau para santri memanfaatkan program ini untuk meningkatkan kualitas diri dan pesantren. Ia juga menegaskan pentingnya kemampuan teknologi bagi santri, selain memperdalam ilmu agama.

“BIB menjadi sarana penting untuk mencapai tujuan tersebut, agar pesantren selalu terdepan dalam mengisi pembangunan,” kata Basnang. Ia juga memastikan dukungan teknis dari Direktorat Pesantren untuk kelancaran program ini.

Baca Juga :  Mualem Keluarkan Rekom Calon Pengurus Bank Aceh, Kandidat Diminta Persiapkan Dokumen Proses ke OJK

Tahun ini, sebanyak 4.463 santri mendaftar seleksi PBSB. Dari jumlah itu, 2.652 santri lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi akademik dan bakat skolastik. Selanjutnya, 1.560 santri lolos tahap bakat skolastik dan saat ini mengikuti tes wawancara yang berlangsung pada 14–23 Juli 2025.

Tercatat 22 perguruan tinggi yang dapat dipilih para santri penerima BIB Kemenag, meliputi Ma’had Aly, UIN, hingga universitas-universitas negeri ternama seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Wamenkomdigi: 52 Persen BTS di Aceh Aktif, Kendala Utama Pemulihan Telekomunikasi adalah Suplai Listrik

Daerah

RS Mulia Raya Resmi Beroperasi di Aceh Timur, Bupati Tekankan Nilai Kemanusiaan dalam Pelayanan

Daerah

Peringati Hani Tahun 2026, BNNK Pidie Jaya Akan Laksanakan Donor Darah

Daerah

Tekan Aksi Kejahatan, Satreskrim Polres Bener Meriah Turun Patroli Malam

Daerah

Reje Bahgie Bertona Puji Langkah Polsek Bandar Ciptakan Kamtibmas Kondusif
Wakapolda Aceh

Daerah

Wakapolda Aceh: Gerak Cepat Jadi Kunci Selamatkan Nyawa

Daerah

Akses Dakwah Diperluas, Kemenag Latih 200 Dai Muda Kuasai Strategi Komunikasi Digital

Daerah

Bupati Aceh Selatan Tegaskan Siap Terima Kritik Demi Pembangunan Daerah