Home / Daerah / Ekbis

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:30 WIB

BI Aceh Gelar Meuseuraya Festival 2026, Dorong UMKM Tembus Pasar Lebih Luas

mm Redaksi

Suasana diskusi dalam rangka persiapan Meuseuraya Festival 2026 yang digelar Bank Indonesia Provinsi Aceh, dengan pembahasan pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, serta perluasan akses pasar dan jejaring bisnis, Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Suasana diskusi dalam rangka persiapan Meuseuraya Festival 2026 yang digelar Bank Indonesia Provinsi Aceh, dengan pembahasan pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, serta perluasan akses pasar dan jejaring bisnis, Banda Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Meuseuraya Festival 2026 menargetkan omzet dan peluang bisnis lebih dari Rp5 miliar melalui rangkaian expo, bazar, dan business matching yang melibatkan sekitar 140 UMKM Aceh.

Festival yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh tersebut akan berlangsung selama empat hari, 22–25 Oktober 2026, di Balee Meuseuraya Aceh, Banda Aceh.

BI Aceh juga menargetkan sekitar 20.000 pengunjung, baik secara langsung maupun daring.

Mengusung tema “Meukarya Wastra Indatu – Berkarya dan Melestarikan Warisan Budaya Aceh”, Meuseuraya Festival 2026 tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan transaksi UMKM, tetapi juga membuka akses pasar dan memperluas jejaring bisnis, termasuk peluang ekspor.

Baca Juga :  Perkuat Literasi Kebencanaan, Museum Tsunami Aceh Gandeng Pascasarjana Unmuha

Beragam kegiatan disiapkan dalam festival tersebut, mulai dari expo dan bazar UMKM, business matching, workshop, seminar, talkshow, pertunjukan seni budaya, community activation hingga berbagai kompetisi.

Melalui business matching, pelaku UMKM akan memiliki ruang untuk bertemu dengan calon mitra usaha, memperkenalkan produk, serta menjajaki peluang kerja sama dan pasar yang lebih luas.

Selain itu, BI Aceh menargetkan sekitar 1.200 peserta mengikuti enam forum dan talkshow tematik yang membahas pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, inovasi, pemasaran hingga penguatan usaha.

Baca Juga :  Bupati Aceh Selatan Imbau ASN dan Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Jelang HUT RI ke-88

Tahun ini, wastra Aceh menjadi salah satu fokus utama festival. Produk tekstil tradisional Aceh didorong tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga dikembangkan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing.

Secara bahasa, meuseuraya berarti gotong royong. Semangat tersebut diterapkan melalui kolaborasi antara pelaku UMKM, pemerintah, perbankan, komunitas, dunia kreatif dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem usaha di Aceh.

Tiga semangat utama festival dirangkum melalui #Meuhasee, #Meusapat, dan #Meuseuraya, yang menekankan dampak, kebersamaan dan sinergi dalam pengembangan UMKM serta ekonomi kreatif.

Baca Juga :  BI Turunkan BI-Rate Jadi 5,25% untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Inflasi Rendah

Dengan target omzet lebih dari Rp5 miliar, keterlibatan 140 UMKM dan sasaran 20.000 pengunjung, Meuseuraya Festival 2026 diharapkan menjadi ruang bertemunya produk lokal Aceh dengan konsumen dan calon mitra bisnis.

Festival tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan wastra dan berbagai produk kreatif Aceh kepada pasar yang lebih luas. Dengan demikian, karya lokal diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi.

Masyarakat dapat mengunjungi Meuseuraya Festival 2026 pada 22–25 Oktober 2026 di Balee Meuseuraya Aceh, Banda Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Hangat dan Penuh Kebersamaan, Open House Pangdam IM Jadi Momen Silaturahmi Idul Fitri

Daerah

TPT Lhokseumawe Turun, Peluang Kerja Baru Bermunculan

Daerah

Kapolda Aceh Ajak Masyarakat Bersama Jaga Keamanan dan Ketertiban

Advertorial

Ubah Ketakutan Jadi Ketangguhan, Museum Tsunami Aceh Edukasi Pelajar soal Mitigasi Bencana

Daerah

9 Jabatan Dinas Pidie Jaya Masih Berstatus Plt, Ada Apa?

Daerah

Polda Aceh Gelar Donor Darah pada Puncak Bakti Kesehatan Serentak Hari Bhayangkara ke-79

Daerah

Pelayaran Perdana KMP Jatra II Resmi Layani Rute Gunungsitoli-Sibolga

Daerah

Investasi Bener Meriah Tembus Rp18,2 M, Lampaui Target