Home / TNI-Polri

Rabu, 2 September 2026 - 08:22 WIB

Dandim 0108/Agara, Kodim 0102/Pidie Tinjau Langsung Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis

mm Redaksi

Dandim 0108/Aceh Tenggara Letkol Czi Arya Murdyantoro meninjau langsung pengerjaan pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Selasa (1/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Dandim 0108/Aceh Tenggara Letkol Czi Arya Murdyantoro meninjau langsung pengerjaan pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Selasa (1/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kutacane – Komandan Kodim (Dandim) 0108/Aceh Tenggara Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., turun langsung meninjau pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa (1/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana, sekaligus memastikan kualitas pekerjaan di lapangan memenuhi spesifikasi dan standar teknis yang telah ditetapkan. Dalam kegiatan tersebut, Dandim didampingi pengawas lapangan yang juga Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian utama dalam peninjauan adalah pengerjaan pondasi jembatan. Sebagai elemen utama yang menopang struktur bangunan, pondasi memiliki peran penting dalam menentukan kekuatan, kestabilan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang.

Di lokasi, Dandim melihat secara langsung proses pengerjaan lubang pondasi serta memberikan perhatian terhadap ukuran, kedalaman dan tahapan pelaksanaannya. Ia menekankan agar seluruh pekerjaan dilakukan secara teliti dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.

Baca Juga :  Kebut Progres Jelang Penutupan, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie Tuntaskan Pembangunan MCK TPU Lhok Panah

“Pondasi merupakan salah satu bagian penting dalam menentukan kekuatan dan ketahanan jembatan. Karena itu, setiap pekerjaan harus benar-benar diperhatikan, mulai dari ukuran, kedalaman hingga proses pengerjaannya. Kita ingin jembatan ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan aman digunakan masyarakat,” ujar Letkol Czi Arya Murdyantoro.

Menurutnya, pengawasan secara langsung diperlukan untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan. Selain itu, pengawasan di lapangan juga menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi kendala sejak dini sehingga dapat segera dicarikan solusi tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat setempat dalam pembangunan jembatan melalui pola padat karya. Partisipasi warga dinilai tidak hanya membantu mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang nantinya akan digunakan bersama.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polda Aceh Gelar Layanan Kesehatan Gratis bagi Disabilitas hingga Lansia

“Antusiasme masyarakat sangat baik. Warga ikut membantu pekerjaan di lapangan karena mereka juga merasakan langsung kebutuhan terhadap jembatan ini. Dengan adanya gotong royong seperti ini, pekerjaan dapat lebih cepat dan hubungan antara TNI dengan masyarakat juga semakin erat,” jelasnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat dengan wilayah sekitarnya. Selama ini, keterbatasan akses menjadi salah satu kendala bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, termasuk menuju lahan pertanian, mengangkut hasil kebun serta memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi.

Dengan tersedianya jembatan tersebut nantinya, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih mudah, aman dan efisien. Akses yang semakin baik juga diharapkan dapat mendukung aktivitas perekonomian warga, khususnya dalam mengangkut serta memasarkan hasil pertanian dan perkebunan.

Dandim menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, pencapaian target penyelesaian harus berjalan seiring dengan penerapan standar kualitas, keamanan dan ketahanan konstruksi.

Baca Juga :  Brigjen Ari Wahyu Widodo Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan di Polda Aceh

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat serta masyarakat yang terus memberikan dukungan selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, sinergi dan kerja sama antara TNI dan masyarakat merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan di wilayah.

“Kita berharap seluruh personel dan masyarakat tetap menjaga semangat gotong royong. Pekerjaan ini merupakan kepentingan bersama. Semakin baik koordinasi dan kerja sama di lapangan, tentu pembangunan juga dapat berjalan lebih maksimal,” pungkasnya.

Melalui pengawasan secara berkelanjutan dan dukungan aktif masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis diharapkan dapat diselesaikan sesuai target. Setelah selesai dan dapat dimanfaatkan, jembatan tersebut diharapkan menjadi akses vital bagi masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan konektivitas, aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga Desa Lawe Pinis serta wilayah sekitarnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

TNI-Polri

Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Laksanakan Komsos Bersama Warga Desa Binaan

TNI-Polri

Babinsa Koramil 02/Bebesen Bantu Warga Plaster Rumah Lewat Karya Bhakti

TNI-Polri

Upacara Bendera Bulanan Kodam IM, Irdam IM Bacakan Amanat Kasad

TNI-Polri

Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Tanam Cabai, Wujudkan Ketahanan Pangan di Desa Genting Bulen

TNI-Polri

Semangat Kemerdekaan, Dandim 0106/Aceh Tengah Hadiri Upacara HUT ke-81 RI 

TNI-Polri

Polres Bener Meriah Gelar Senam Sehat Sambut HUT ke-80 RI

TNI-Polri

Menjelang Minggu Terakhir, Satgas TMMD Kodim 0107/Aceh Selatan Mulai Cor Box Culvert Titik 3

TNI-Polri

Pria Ditemukan Meninggal di Kebun Kopi Mesidah, Polisi Pastikan Tanpa Unsur Kekerasan