Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:35 WIB

AEF Agustus 2026 Bahas Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian dan Ekonomi Aceh

mm Redaksi

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, saat membuka acara Aceh Economic Forum (AEF) yang diselenggarakan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, di Ruang Auditorium Teuku Umar, Kantor Perwakilan BI Provinsi Aceh, Banda Aceh, Rabu (19/8/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, saat membuka acara Aceh Economic Forum (AEF) yang diselenggarakan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh, di Ruang Auditorium Teuku Umar, Kantor Perwakilan BI Provinsi Aceh, Banda Aceh, Rabu (19/8/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Aceh mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi sebagai bagian dari upaya memulihkan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., M.PA., saat menghadiri Aceh Economic Forum (AEF) Agustus 2026 di Auditorium Teuku Umar, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Banda Aceh, Rabu (19/8/2026).

Forum yang mengusung tema “Percepatan Progres Rekonstruksi dan Rehabilitasi Lahan Pertanian untuk Pertumbuhan Ekonomi Aceh yang Terakselerasi” tersebut menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi berbagai pihak dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian Aceh.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Hadiri Relaunching AMANAH, Dorong Peran Strategis Generasi Muda

Kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh, serta jajaran Bank Indonesia Provinsi Aceh, di antaranya Kepala Perwakilan BI Aceh Agus Chusaini dan Deputi Kepala Perwakilan BI Aceh Hertha Bastiawan.

M. Nasir menyebutkan, bencana hidrometeorologi berdampak terhadap sekitar 57.485 hektare sawah dan 60.438 hektare perkebunan di Aceh. Dari jumlah tersebut, sekitar 40.852 hektare sawah dan 40.418 hektare perkebunan telah memasuki proses pemulihan.

Menurutnya, rehabilitasi lahan harus dilakukan secara terpadu dengan pemulihan jaringan irigasi dan berbagai infrastruktur pendukung. Dengan demikian, lahan dapat kembali produktif, petani kembali beraktivitas, produksi pangan meningkat, dan roda perekonomian masyarakat kembali bergerak.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh: Melalui Sekolah Unggul Garuda Transformasi, Pendidikan Aceh Siap Terbang Tinggi

Dukungan Kementerian Pertanian untuk pemulihan sektor pertanian Aceh mencapai sekitar Rp2,5 triliun, dengan alokasi bagi Pemerintah Aceh sebesar Rp515,2 miliar. Hingga 11 Agustus 2026, realisasi anggaran tersebut telah mencapai Rp264,4 miliar atau sekitar 51,3 persen.

Di tengah proses pemulihan pascabencana, ekonomi Aceh pada Triwulan II 2026 tercatat tumbuh 4,86 persen secara tahunan, sedangkan pertumbuhan ekonomi pada Semester I 2026 mencapai 4,48 persen.

Baca Juga :  Usai Kunker dari Istanbul, Menlu Sugiono Transit di Aceh

Sekda berharap forum tersebut tidak berhenti pada diskusi, tetapi menghasilkan langkah konkret dan terkoordinasi dalam mempercepat rehabilitasi serta rekonstruksi lahan pertanian.

Pemerintah Aceh, kata M. Nasir, siap terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal proses pemulihan Aceh.

“Yang ingin kita bangun bukan hanya kembali apa yang telah rusak, tetapi juga fondasi ekonomi Aceh yang lebih kuat, produktif, inklusif, dan tangguh,” ujar M. Nasir.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

News

Disdik Aceh Apresiasi Langkah Bupati Aceh Barat, Ajak Kepala Daerah Lain Bersama Bangun Karakter Anak Negeri

Pemerintah Aceh

Pemulihan Banjir dan Longsor Aceh, Sekda Apresiasi Human Initiative dan Perkuat Kolaborasi Kesehatan

Parlementarial

Pemerintah Aceh dan DPRA Bersiap Bahas KUA-PPAS APBA 2027

Pemerintah Aceh

Perkuat Transparansi, Disdik Aceh Terima Kunjungan Monev dari Komisi Informasi Aceh

Pemerintah Aceh

Konsolidasi ASN Jadi Prioritas, Tarmizi Age Titip Harapan kepada Plt Sekda Taufik

Nasional

Pemerintah Aceh Lakukan Pertemuan Tindak Lanjut dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah RI

Pemerintah Aceh

Ketua Kafilah Aceh Pantau Langsung Penampilan Hari Pertama 13 Peserta di MTQ Nasional

Pemerintah Aceh

Optimalisasi Satu Data dalam Pemulihan Layanan Dasar Pascabencana Aceh