Aceh Selatan – Senyum bahagia tak lepas dari wajah Barlian, warga Desa Kemumu Hilir, Kecamatan Labuhanhaji Timur, Aceh Selatan. Rumah yang dulu berdiri dalam kondisi reyot dan kurang nyaman, kini perlahan berubah menjadi hunian yang kokoh dan layak.
Rasa haru itu semakin terasa ketika Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., meninjau langsung pekerjaan finishing akhir rumah Barlian yang menjadi salah satu sasaran RTLH TMMD ke-129, Selasa (11/8/2026).
Di hadapan Dansatgas, Barlian menyampaikan rasa syukurnya sekaligus terima kasih kepada TNI dan pemerintah yang telah memberikan perhatian kepada keluarganya.
“Saya sangat bersyukur rumah saya masuk dalam sasaran TMMD. Terima kasih banyak kepada TNI dan seluruh pihak. Dulu rumah saya reyot dan tidak nyaman, sekarang sudah berubah menjadi rumah yang bagus dan kokoh,” ujar Barlian.
Namun, bagi Barlian, perhatian Satgas TMMD 129 tidak berhenti pada pembangunan rumah. Ia melihat kehadiran TNI juga menyentuh kebutuhan warga dalam jangka panjang melalui program ketahanan pangan.
Menurutnya, rumah yang layak menjadi tempat berlindung, sementara ketahanan pangan menjadi bagian penting agar keluarga dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Bukan hanya rumah yang dibangun, tetapi kami juga diperhatikan untuk ketahanan pangan. Jadi yang dibangun bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga bagaimana kami ke depan bisa lebih mandiri,” katanya.
Ia mengaku hal tersebut membuat dirinya semakin merasakan manfaat kehadiran TMMD di desanya.
“Ini sangat berarti bagi kami. Rumah kami diperbaiki, kemudian ada perhatian terhadap ketahanan pangan. Saya melihat TNI benar-benar hadir untuk membantu masyarakat,” ujar Barlian.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, mengatakan kebahagiaan warga menjadi salah satu dorongan bagi Satgas untuk menuntaskan seluruh sasaran TMMD secara maksimal.
“Yang paling penting bagi kami adalah manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ketika melihat rumah ini sudah berubah dan Barlian beserta keluarganya merasa bahagia, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” kata Andrino.
Ia menegaskan, TMMD tidak hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur dan rumah layak huni, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan ketahanan pangan.
“TMMD hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kita tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga mendorong masyarakat agar semakin mandiri dan memiliki ketahanan dalam memenuhi kebutuhan keluarganya,” ujarnya.
Saat ini, rumah Barlian telah memasuki tahap finishing. Satgas terus memastikan setiap bagian pekerjaan diselesaikan dengan baik sehingga rumah tersebut nantinya benar-benar siap ditempati.
Dari rumah yang dulu reyot, kini tumbuh harapan baru. Bagi Barlian, TMMD bukan sekadar membangun sebuah rumah, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kepedulian dan harapan untuk kehidupan keluarganya yang lebih baik.
Editor: Dahlan










