Aceh Selatan – Rumah Salami, warga Desa Kemumu Hilir, Kecamatan Labuhanhaji Timur, Aceh Selatan, yang sebelumnya membutuhkan perhatian, kini berdiri kokoh. Satgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan terus mengebut pengerjaan hingga memasuki tahap finishing, Senin (10/8/2026).
Perubahan rumah tersebut mulai terlihat nyata. Struktur bangunan telah berdiri, dinding dan bagian utama rumah semakin terbentuk, sementara personel Satgas kini fokus menyelesaikan sejumlah pekerjaan akhir agar rumah dapat segera dimanfaatkan Salami dan keluarganya.
Tahap finishing menjadi bagian penting untuk memastikan rumah tidak hanya berdiri kokoh, tetapi juga nyaman dan layak ditempati.
Bagi Salami, perubahan itu bukan sekadar bangunan baru. Rumah yang sebelumnya menjadi bagian dari keterbatasan hidupnya kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan memberikan harapan baru bagi keluarganya.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N Lubis, S.Sos menegaskan, tahapan finishing akan terus dikebut dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan.
“Kami ingin rumah ini benar-benar selesai dengan baik dan dapat segera ditempati oleh Ibu Salami bersama keluarganya. Setiap pekerjaan kami pastikan dikerjakan secara maksimal, karena yang kami bangun bukan hanya sebuah rumah, tetapi tempat tinggal yang harus memberikan rasa aman, nyaman dan layak bagi keluarga penerima manfaat,” tegasnya.
Menurut Letkol Inf Andrino, progres tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD terus bergerak sesuai sasaran yang telah ditetapkan. Personel Satgas akan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk menuntaskan seluruh pekerjaan hingga rumah siap digunakan.
“Target kami jelas, rumah ini harus selesai dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Kehadiran Satgas TMMD harus meninggalkan hasil nyata, bukan hanya selama program berlangsung, tetapi juga menjadi manfaat jangka panjang bagi warga,” ujarnya.
Program TMMD ke-129 menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Dari pembangunan akses hingga rumah layak huni, setiap sasaran diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas hidup warga dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Rumah Salami kini bukan lagi sekadar bangunan yang sedang dikerjakan. Perlahan, rumah itu berubah menjadi simbol harapan—bahwa dari desa, sebuah kehidupan yang lebih layak dapat dibangun bersama.
Editor: Dahlan










