Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:09 WIB

56 Peserta Kafilah Aceh Ikuti Training Center Tahap III Menuju MTQ Nasional 2026 di Semarang

mm Redaksi

Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Aceh, Syakir, berfoto bersama jajaran Dinas Syariat Islam Aceh, LPTQ Aceh, pelatih, dan peserta Kafilah Aceh usai membuka Training Center (TC) Tahap III sebagai persiapan menghadapi MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Kamis (6/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Aceh, Syakir, berfoto bersama jajaran Dinas Syariat Islam Aceh, LPTQ Aceh, pelatih, dan peserta Kafilah Aceh usai membuka Training Center (TC) Tahap III sebagai persiapan menghadapi MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Kamis (6/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pemerintah Aceh terus mengintensifkan persiapan Kafilah Aceh menjelang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menggelar Training Center (TC) Tahap III, yang resmi dibuka di Aula Serbaguna Dinas Syariat Islam Aceh, Kamis (6/8/2026).

Pembukaan Training Center dilakukan oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Aceh, Drs. Syakir, M.Si., mewakili Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, S.IP., MPA. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr. Misran Fuadi, S.Ag., M.AP., Ketua Harian LPTQ Aceh Dr. Hajarul Akbar, M.A., para pelatih, pembina, peserta kafilah, serta perwakilan instansi pemerintah dan mitra pendukung.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah Aceh yang dibacakan Syakir, ditegaskan bahwa Training Center merupakan bagian penting dari strategi Pemerintah Aceh dalam membangun kafilah yang tidak hanya unggul dari sisi kemampuan, tetapi juga memiliki mental juara dan karakter yang kuat.

Baca Juga :  ASN dan Non ASN Padati Apel Rutin di Dinas Pendidikan Aceh, Junaidi Tekankan Semangat Muda

“Saudara-saudara adalah duta Aceh yang membawa nama baik daerah di panggung nasional. Karena itu, manfaatkan setiap proses pembinaan ini untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, memperkuat mental, menjaga kesehatan, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujar Syakir.

Ia menambahkan, pembinaan tersebut bukan sekadar agenda rutin menjelang perlombaan, melainkan investasi jangka panjang dalam membentuk generasi Qurani yang mampu mengharumkan nama Aceh sekaligus menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Pembinaan Terukur Demi Prestasi Nasional

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. Misran Fuadi, S.Ag., M.AP., mengatakan pembinaan Kafilah Aceh tahun ini dirancang lebih sistematis melalui empat tahapan guna memastikan seluruh peserta memiliki kesiapan maksimal sebelum tampil di MTQ Nasional.

Sebanyak 56 peserta mengikuti program pembinaan yang berlangsung pada 5–13 Mei, 8–15 Juni, 6–13 Agustus, dan 6–10 September 2026 sebelum keberangkatan menuju Kota Semarang.

Baca Juga :  Wagub Aceh Tinjau Sekolah Rakyat Bireuen, Pastikan Layak Belajar

“Pembinaan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya mengasah kemampuan di setiap cabang musabaqah, tetapi juga membangun kesiapan mental, spiritual, serta daya saing peserta. Harapan kami seluruh kafilah mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik untuk Aceh,” kata Misran.

Selama Training Center, peserta mendapatkan pembinaan intensif pada seluruh cabang musabaqah, meliputi Tilawah Al-Qur’an, Tartil, Qira’at, Tahfizh, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khattil Qur’an, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ). Untuk memperkuat kualitas pembinaan, Dinas Syariat Islam Aceh bersama LPTQ Aceh menghadirkan pelatih daerah dan pelatih nasional, di antaranya Ust. Syahril untuk cabang Tahfizh, Ust. Isep Misbah cabang Khattil Qur’an, Ustazah Mawaddah cabang Tilawah, serta Ustazah Maria Kiftiah cabang Syarhil Qur’an.

LPTQ Optimistis Aceh Tampil Kompetitif

Ketua Harian LPTQ Aceh, Dr. Hajarul Akbar, M.A., menegaskan Training Center Tahap III menjadi fase paling krusial untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan kemampuan peserta sebelum memasuki arena MTQ Nasional.

Baca Juga :  95 Badan Usaha Diajak Dukung Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana di Aceh

Menurutnya, seluruh proses pembinaan difokuskan pada peningkatan kualitas penampilan, penguatan mental bertanding, penyempurnaan teknik, serta membangun kekompakan tim agar Kafilah Aceh mampu bersaing dengan daerah-daerah terbaik di Indonesia.

“Kami optimistis Kafilah Aceh mampu tampil kompetitif di MTQ Nasional. Evaluasi selama Training Center akan menjadi dasar bagi para pelatih untuk memaksimalkan potensi setiap peserta sesuai cabang yang diikuti,” ujarnya.

MTQ Nasional XXXI dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 11–20 September 2026. Pemerintah Aceh berharap seluruh rangkaian pembinaan yang telah disusun secara bertahap menjadi bekal bagi para peserta untuk tampil percaya diri, kompetitif, serta kembali mengukir prestasi dan mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Mukarramah Fadhlullah Puji Komitmen Gampong Peunyeurat di Lomba Gelari Pelangi

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Minta Dukungan Komisi IX untuk Layanan Kesehatan

Pemerintah Aceh

Rapat Kerja Biro PBJ Aceh Bahas Evaluasi 2025 dan Rencana Strategis 2026

Pemerintah Aceh

Dialog Hari Anak Nasional, Ketua TP PKK Aceh Serukan Perlindungan Anak dari Bullying

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Dorong Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Hidrometeorologi

Pemerintah Aceh

Murthalamuddin Ajak Sekolah di Bener Meriah Bangun Pendidikan Bermakna dan Berdaya Saing

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Hadiri Rapat Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia di Bali, Bahas Penguatan Kelembagaan dan DBH Migas

Pemerintah Aceh

Mulai 10 April 2026, ASN Aceh Jalani Sistem Kerja WFH Berbasis Kinerja