Aceh Tengah – Kodim 0106/Aceh Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan wilayah pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Linge beberapa bulan lalu.
Di bawah kepemimpinan Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Raden Herman Sasmita, personel Kodim bersama Danramil 05/Linge turun langsung ke lapangan membangun jembatan apung sebagai akses darurat. Sementara itu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kampung Reje Payung terus dikebut agar segera dapat digunakan oleh masyarakat.
Melalui pengawasan Koramil 05/Linge, proses pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat. Upaya ini bertujuan untuk membuka kembali akses transportasi yang sempat terputus akibat banjir bandang sekitar delapan bulan lalu.
Jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan Kampung Jamat, Reje Payung, dan Delung Sekinel. Dengan terhubungnya akses ini, diharapkan mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, serta aktivitas ekonomi warga dapat kembali berjalan normal.
Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Raden Herman Sasmita menegaskan bahwa percepatan pembangunan ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat.
“Kehadiran TNI tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberikan solusi atas kesulitan masyarakat, khususnya dalam masa pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti kuat bahwa TNI AD melalui Kodim 0106/Aceh Tengah selalu hadir di garis terdepan untuk membantu masyarakat, sekaligus mempercepat kebangkitan kehidupan warga di Kecamatan Linge.(*)
Editor: Dahlan










