Pidie Jaya – Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan ( BNPP) RI memberikan pelatihan cara membuat genteng kepada Pengrajin batu bata di Kabupaten Pidie Jaya.
Pelatihan tersebut diberikan sebagian salah satu cara untuk memanfaatkan material sisa lumpur banjir pasca bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala pelaksana tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Pidie Jaya Okta Handipa, ST kepada media ini, Kamis, 17/6/2026.
” BNPP RI telah memberikan pelatihan cara membuat genteng kepada sejumlah pengrajin batu bata di Gampong Pantang Cot Baloi Kecamatan Ulim pada hari Minggu tanggal 14 Mei 2026 ” Ucap Okta.
Dalam pelatihan tersebut turut di hadiri oleh Amrullah M. Ridha, M.Sc selaku Asisten Deputi Pembangunan Infrastruktur Fisik (BNPP) RI, serta Sekretaris Daerah Pidie Jaya Munawar Ibrahim yang turut di dampingi oleh Wakil ketua DPRK Rusdi, Waka Polres Pidie Jaya Kompol Mahyuddin, Perwira Penghubung ( Pabung ) Kodim 0102/Pidie / Pidie jaya Mayor Ruslan serta Sekretaris Disperindagkop Pidie Jaya dan perwakilan dari Kantor Kejaksaan Negeri Pidie Jaya yang di wakili oleh Kasi BB dan Camat Ulim Samsul Bahri.
Sejumlah 23 pengrajin usaha pembuatan batu bata mendapatkan ilmu cara pembuatan genteng dari narasumber Koperasi Genteng Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat dengan memanfaatkan tana liat setempat.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap dengan adanya pelatihan ini bisa muncul pelaku usaha genteng yang dapat memanfaatkan material sisa banjir yang akan mendongkrak Perekonomian masyarakat melalui pengembangan UMKM lokal.
” Semoga selesai pelatihan ini semua peserta yang sudah mendapatkan ilmu cara pembuatan genteng agar bisa memaafkan lumpur sisa banjir untuk memproduksi genteng untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat melalui UMKM lokal ” imbuh Okta.
Disamping itu juga, genteng yang berhasil di produksi nantinya akan dapat digunakan dalam masa rehab rekon pascabencana hidrometeorologi. Pungkasnya (R).










