Home / Daerah / Ekbis / Pemko Banda Aceh

Minggu, 26 April 2026 - 15:28 WIB

Banda Aceh Experience Putar Ekonomi Rp7,62 Miliar, HUT Kota Jadi Motor Penggerak UMKM dan Pariwisata

mm Redaksi

Event Banda Aceh Eksperience dalam rangka memperingati HUT Banda Aceh ke 821. Foto: Dok. Istimewa

Event Banda Aceh Eksperience dalam rangka memperingati HUT Banda Aceh ke 821. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-821 Kota Banda Aceh melalui rangkaian acara Banda Aceh Experience tidak hanya menghadirkan hiburan dan kemeriahan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi kota.

Berdasarkan perhitungan nilai ekonomi kegiatan, total perputaran uang selama penyelenggaraan event tersebut mencapai Rp7,62 miliar. Nilai tersebut terdiri dari direct impact sebesar Rp5,08 miliar dan indirect impact sebesar Rp2,54 miliar.

Akademisi Ekonomi Pembangunan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK), Muhammad Ilhamsyah Siregar, menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa event daerah mampu memberikan efek ekonomi nyata jika dirancang dengan baik.

Baca Juga :  Wakil Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus BKMT Bener Meriah 2024–2029

“Event seperti ini bukan hanya ruang hiburan, tetapi juga instrumen ekonomi. Ketika masyarakat datang, berbelanja, menginap, menggunakan transportasi, dan menikmati produk lokal, maka uang berputar di banyak sektor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, direct impact merupakan dampak ekonomi langsung yang dihitung dari sejumlah komponen utama, yakni belanja penyelenggara event (EO) termasuk pembangunan panggung utama, pendapatan sponsor, serta penjualan tenant yang melibatkan pelaku UMKM dan peserta pameran.

Sementara indirect impact dihitung menggunakan koefisien lazim dalam industri event sebesar 1,5 kali, yang mencerminkan efek berantai terhadap sektor-sektor lain di luar transaksi utama.

Baca Juga :  Gampong Peunyeurat Siap Harumkan Banda Raya di Ajang Gelari Pelangi

Menurut Ilhamsyah, dampak tidak langsung tersebut mencakup meningkatnya okupansi hotel, penggunaan transportasi dan rental mobil, kebutuhan rantai pasok bahan baku seperti kuliner, produksi, energi, hingga jasa pendukung lainnya.

Selain itu, aktivitas ekonomi juga dirasakan oleh pelaku usaha lokal melalui kebutuhan operasional tambahan seperti laundry, utilitas, logistik, dan layanan pendukung selama kegiatan berlangsung.

“Ini menunjukkan bahwa perayaan hari jadi kota tidak boleh dilihat sebagai biaya semata, tetapi sebagai investasi ekonomi dan sosial yang mampu mendorong aktivitas usaha masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga :  Kodam Iskandar Muda Bagikan 166 Paket Sarapan Gratis di Program Jumat Berkah

Momentum HUT Kota Banda Aceh ini pun dinilai berhasil memperlihatkan bahwa event daerah dapat menjadi sarana promosi UMKM lokal, memperkuat sektor pariwisata, serta meningkatkan citra Banda Aceh sebagai kota yang aktif, kreatif, dan ramah investasi.

Dengan nilai ekonomi mencapai miliaran rupiah, Banda Aceh Experience menjadi bukti bahwa perayaan hari jadi kota bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan investasi sosial dan ekonomi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Awasi Penginapan di Kuta Alam, Satpol PP WH Tegaskan Larangan Pelanggaran Syariat Islam

Daerah

Kepala SDN 1 Blang Jorong Beserta Dewan Guru dan Jajarannya Mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional 2025

Daerah

Sekda Aceh Temui Bupati Aceh Timur, Bahas Penanganan Dampak Banjir
Kapolda Aceh

Daerah

Kapolda Aceh Tegaskan Pembinaan Polisi Bernilai Syariat

Daerah

Update Kasus Dugaan Pelecehan Santriwati di Banda Aceh, Begini Kata Kasat Reskrim
Whistle Blowing System

Daerah

Wakapolres Ajak Personel Dukung Whistle Blowing System

Daerah

Kapolda Aceh Bersama Komunitas Ojol Gelar Salat Gaib untuk Almarhum Affan Kurniawan

Daerah

Kak Na Terharu Saat Siswa SLB YPAC Banda Aceh Ikut Pawai Kemerdekaan RI ke-80